Cerita Radja Nainggolan yang Terhindar dari Serangan Bom

Panji Arimurti
24/3/2016 15:55
Cerita Radja Nainggolan yang Terhindar dari Serangan Bom
(AFP)

GELANDANG AS Roma yang juga andalan timnas Belgia, Radja Nainggolan, merasa beruntung bisa selamat dari serangan bom yang menguncang Belgia, Selasa 22 Maret 2016 lalu. Andai tidak ada permintaan sponsor, pemain keturunan Indonesia tersebut mungkin menjadi salah satu korban ledakan.

"Saya sudah berada di Bandara Zaventem pada pagi itu jika tidak ada janji dengan sponsor," ungkap Nainggolan seperti dilansir, La Gazzetta dello Sport, Rabu (23/3).

"Saya tiba di Belgia pada Senin 21 Maret karena ada sponsor. Namun, saya berada di Antwerp. Jika tidak, saya akan mengikuti penerbangan pagi dari Roma dan saya akan mendarat langsung di Brussels," tambah eks penggawa Cagliari tersebut.

Terlepas dari keberuntungan yang dialami, Nainggolan tetap merasa sedih serta meratapi aksi teror yang terjadi di Kota Brussels. Hatinya makin bergetar karena menyadari memiliki banyak kerabat yang bekerja di Bandara Zavantem

"Saya memiliki banyak teman yang bekerja di bandara. Saya berharap mereka semua selamat karena di sini saya tidak bisa berbicara dengan siapa pun. Saya bahkan tidak tahu nama para korban. Saya berharap semuanya berlangsung baik," tutup Nainggolan.

Belgia mendapat serangan dari teroris pada Selasa 22 Maret 2016. Ketika itu, dua bom meledak masing-masing di Bandara Zavantem Brussels dan Stasiun Maalbeek sehingga mengakibatkan lebih dari 30 orang tewas dan puluhan luka-luka.(OL-06)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya