Trapattoni Terhindar dari Serangan Al Qaeda

Widhoroso
17/3/2016 23:26
Trapattoni Terhindar dari Serangan Al Qaeda
(telegraph.co.uk)

MANTAN pelatih tim nasional Italia, Giovanni Trapattoni lolos dari maut. Pelatih berjuluk Il Trap mengaku seperti mendapat mukjizat dengan tidak mengunjungi Pantai Gading pekan lalu.

Jika berangkat, bukan tidak mungkin pelatih berusia 77 tahun itu pulang ke Italia di dalam peti mati. Kepada media Italia, Trapattoni mengatakan ia seharusnya berada di resor Grand Bassam, Pantai Gading pekan lalu untuk mendatangani kontrak sebagai pelatih timnas negara tersebut.

Namun, pelatih yang pernah menangani Juventus tersebut memutuskan untuk membatalkannya kepergiannya. Keputusan itu membawa berkah padanya.

Pasalnya, di hari yang telah disepakati untuk penandatanganan kontrak, empat anggota kelompok Al Qaeda melakukan serangan menggunakan senjata api dan granat ke resor tersebut. Dalam serangan itu, 18 orang dinyatakan tewas, termasuk beberapa perempuan dan anak-anak.

"Saya sepertinya dilindungi untuk tidak berada di tempat tersebut. Pekan lalu saya seharusnya berada di Pantai Gading," jelasnya.

Namun, Trapattoni tidak mengungkapkan alasan mengapa dirinya memutuskan tidak melakukan perjalanan ke Pantai Gading. Padahal, pembicaraan untuk menangani timnas negara Afrika itu telah dilakukannya sejak 2014 lalu.

"Sekarang aku tahu bahwa itu tidak lagi waktu bagi saya untuk pergi berkeliling dunia," katanya. (thesun/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya