Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETERBUKAAN mengenai kontrak pemain yang selalu dituntut pemerintah akhirnya bakal dipenuhi oleh operator Indonesia Soccer Championship (ISC), PT Gelora Trisula Semesta. Nantinya, seluruh registrasi pemain yang dilakukan secara daring oleh klub-klub peserta akan disampaikan melalui laman resmi ISC.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Gelora Trisula Semesta Doko Driyono dalam diskusi bersama wartawan sepak bola nasional di Jakarta, Kamis (10/3).
"Iya akan kami sampaikan. Tahapan pertama adalah melaporkan kontrak pemain. Previllege-nya tentu untuk klub yang mengunggah karena orang lain tidak akan bisa mengubahnya. Yang kedua tentunya untuk publik," ungkap Jokdri--sapaan akrab Joko Driyono.
Penerapan konsep itu selain untuk keterbukaan, juga sebagai bentuk pengawasan publik soal aturan budgeting cap dalam pergelaran ISC. Budgeting cap merupakan aturan pembatasan belanja pemain yang mengharuskan klub menghabiskan minimal Rp5 triliun dengan batasan maksimal sebesar Rp10 triliun.
Aplikasi aturan itu ditujukan untuk membantu klub mengontrol uang belanja mereka sekaligus memberikan kepastian kepada pemain tidak adanya penundaan pembayaran gaji. Akan tetapi, sanksi berat disiapkan apabila klub dan pemain melakukan perjanjian tidak sesuai kontrak untuk mengakali aturan tersebut.
"Teorinya adalah untuk menolong klub bukan membatasi sehingga probabilitias untuk klub menunggak gaji setidaknya bisa diminimalisasi. Kalau kemudian ada kontrak di bawah tangan, itu kategorinya sudah pemalsuan dan sanksinya berat. Ini serius," tegasnya.
Di sisi lain, perihal status ISC pascakeputusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang sempat dirumorkan kembali berstatus Indonesia Super League (ISL), Jokdri mengaku lebih memilih fokus pada permasalah perizinan pertandingan daripada memikirkan nama kompetisi yang akan digelar.
"Yang tidak ada kewenangan di kami adalah proses perizijinan. Oleh karenanya, konsolidasi tingkat tinggi di perizinan dalam waktu dekat ini menjadi fokus kami. Kalau sudah terlewat, maka mau namanya ISL atau ISC mudah-mudahan tidak mengganggu aspek bisnisnya," pungkasnya. (Sat/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved