FIFA Menyongsong Era Baru

AFP/Rul/R-4
28/2/2016 03:01
FIFA Menyongsong Era Baru
(AFP /OLIVIER MORIN)

MASA kelam FIFA bersama Sepp Blatter akhirnya berakhir. Federasi Sepak Bola Dunia itu kini menyongsong era baru bersama Presiden Gianni Infantino yang terpilih melalui pemungutan suara dalam kongres yang berlangsung hingga Minggu (28/2) dini hari di Zurich, Swiss.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris jenderal UEFA itu mengungguli Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa.

Di putaran kedua, Infantino mengumpulkan 115 suara, sedangkan kandidat asal Bahrain itu memperoleh 88. Sebelumnya, keduanya hanya terpaut tiga suara di putaran pertama.

"FIFA telah melalui saat-saat sulit, momen krisis, tapi itu sudah selesai," ujar pria berkebangsaan Italia-Swiss itu. Tentu saja tantangan terbesar yang dihadapinya ialah melakukan reformasi birokrasi. Saat masih dipimpin Blatter, FIFA dicap sebagai sarang koruptor sehingga banyak sponsor yang menarik dukungan dan membuat neraca keuangan diprediksi anjlok hingga $550 juta (Rp7.3 triliun) pada periode 2015-2018.

Salah satu sponsor utama FIFA, kartu kredit Visa, menekankan penting bagi Infantino untuk kembali menguatkan kepercayaan sponsor. Salah satunya ialah merekrut tim audit keuangan independen agar laporan keuangan organisasi lebih transparan dan akuntabel.

"Kami percaya ini yang terbaik untuk FIFA, fan, maupun sponsor serta semua pihak yang terlibat. Untuk jangka panjang, harus ada pihak independen yang mengawasi reformasi," ujar salah satu perwakilan Visa dalam kesempatan itu. Sebagai permulaan di masa transisi, FIFA telah membatasi wewenang orang nomor satu di organisasi itu. Kini presiden akan bertindak lebih seperti CEO dengan para komite eksekutif sebagai dewan direksinya dalam menjalankan perusahaan.

Motor penggerak bisnis di FIFA juga akan dipisahkan dari dunia politik. Periode setiap orang menjadi petinggi FIFA juga dibatasi hanya sampai 12 tahun dengan nominal gaji yang akan dipublikasikan secara terbuka kepada publik.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya