Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
IMPIAN Manchester City untuk berlaga di perempat final Liga Champions perdana mereka sepanjang sejarah makin terasa nyata.
Kemarin, the Citizen menggilas Dynamo Kiev 3-1 di leg pertama babak 16 besar yang dilangsungkan di Stadion Olimpiyskiy, Ukraina.
Hasil itu membuat skuat Manuel Pellegrini hanya perlu bermain imbang atau kalah tak lebih dari 0-2 di leg kedua, selasa (15/3) mendatang, yang akan dilangsungkan di Etihad.
Dalam dua musim beruntun, City tidak pernah lolos dari perdelapan final karena ditimpa kesialan dengan selalu bertemu Barcelona.
"Dua musim sebelumnya, kami hanya mencapai 16 besar. Musim ini kami membuat peningkatan penting dengan memimpin grup dan sekarang berpeluang ke delapan besar," jelas pelatih yang akan digantikan Josep Guardiola, musim depan, itu.
Rival sekota Manchester United itu unggul dua gol pada paruh pertama.
Penyerang Sergio Aguero menjadi pembuka pada menit 15 dan digandakan 5 menit sebelum turun minum oleh David Silva setelah menerima umpan mendatar Raheem Sterling.
Pada Babak kedua, tuan rumah sempat bangkit dengan memperkecil skor lewat Vitaliy Buyalskiy pada menit 58.
Namun, di akhir laga, gelandang Yaya Toure kembali membuat gap menjadi dua gol sekaligus melapangkan jalan the Sky Blues ke delapan besar.
Bagi Pellegrini, kemenangan itu sekaligus membungkam kritik yang mengarah kepadanya setelah dibantai Chelsea 1-5 di Piala FA lalu.
Kala itu eks juru taktik Real Madrid tersebut melakukan rotasi pemain dengan menurunkan enam remaja.
Namun, pria asal Cile itu tidak ingin terbuai dan meminta timnya tetap fokus di leg kedua.
"Skor ini sangat signifikan, tapi pertandingan belum berakhir. Kami masih harus bermain dengan sama baiknya di leg kedua," imbuhnya.
Canggung
Pelatih Dynamo Kiev Serhiy Rebrov menilai anak didiknya bermain canggung dan akhirnya kehilangan kepercayaan diri.
Tekanan berbeda di babak 16 besar Liga Champions yang baru kali pertama dirasakan Junior Moraes dkk menjadi alasannya.
Di samping itu, mereka pun sudah hampir tiga bulan tidak merasakan pertandingan kompetitif.
Liga Primer Ukraina kini tengah reses karena libur musim dingin sejak Desember lalu.
Tuan rumah hanya mempersiapkan diri dengan berlaga di partai uji coba.
"Tentu saja panjangnya jeda musim dingin memengaruhi penampilan kami, tapi saya bersyukur pasukan saya tidak menyerah begitu saja dan tidak kebobolan langsung lima gol," seloroh Rebrov.
Kesalahan terbesar yang dilakukan skuatnya malam itu, tambah Rebrov, ialah banyak membuang peluang berharga di depan gawang dan membiarkan tim tamu menyerang balik dengan cepat sejak kick-off.
"City salah satu tim besar dunia dan kami merasakan sendiri betapa sulitnya menghentikan laju para penyerang yang mereka miliki," imbuhnya.
Dengan kekalahan telak di kandang ini, pelatih berusia 41 tahun itu tidak menampik peluang timnya untuk membalikkan skor di leg kedua amat tipis.
Namun, ia memastikan tidak bakal melempar handuk.
"Anda dapat menghitung peluangnya, tapi kami akan menuntaskan laga ini," tutupnya.
(AFP/AP/R-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved