Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH selalu gagal dalam dua fase 16 besar Liga Champions sebelumnya, Manchester City berpeluang memutus rantai kegagalan itu, musim ini. Syaratnya ialah mereka harus bisa melewati hadangan Dynamo Kiev.
Bukan persoalan mudah memang, tapi juga bukan sesuatu yang mustahil. Pertama-tama mereka harus bisa menjinakkan wakil Ukraina itu saat melakoni laga pertama babak 16 besar di NSK Olimpiyskyi, dini hari nanti.
Jika melihat skuat kedua tim, di atas kertas, the Citizen jelas lebih berpeluang ketimbang Kiev, sebab dua tahun sebelumnya, 'Manchester Biru' selalu ditimpa kesialan dengan berhadapan dengan Barcelona di putaran pertama babak gugur itu. Mereka bahkan tidak diberi kesempatan 'bernapas' karena selalu kalah di laga kandang dan tandang.
Meskipun demikian, pemuncak grup maut lalu itu juga tetap harus waspada jika melihat rekor pertemuan satu-satunya dengan Kiev. Di babak 16 besar Liga Europa 2010-2011, City tersingkir meski menang 1-0 di Etihad, tapi akhirnya kalah 0-2 di kandang Kiev yang dahulu bernama Valeriy Lobanovskyi Stadium.
"Semua tim yang tersisa di Liga Champions pasti sulit untuk dikalahkan saat ini, apalagi kami akan menjalani laga tandang terlebih dahulu," ujar Raheem Sterling.
Bagi pelatih the Citizens, Manuel Pellegrini, kemenangan di laga nanti memang belum otomatis mengantar timnya ke perempat final. Namun, itu sudah cukup untuk membungkam kritik yang mengarah kepadanya setelah merotasi skuat saat dihajar Chelsea 1-5 di Piala FA.
Kekalahan itu sekaligus menjadi modal buruk jelang kembalinya mereka ke kancah Eropa karena merupakan yang ketiga beruntun di semua kompetisi. "Hal terpenting bagi kami ialah mengangkat derajat tim Inggris di Liga Champions," ujarnya.
Laga perdana
Bagi Dynamo Kiev, itu merupakan laga resmi perdana mereka dalam dua setengah bulan setelah libur musim dingin kompetisi. Selama itu, mereka melakukan 13 pertandingan uji coba sejak awal tahun, tapi mayoritas hanya melawan klub-klub lokal.
Pembuktian memang menjadi incaran Kiev setelah pencabutan sanksi tampil tanpa penonton oleh UEFA. Saat menjamu Chelsea, Oktober lalu, Konfederasi Sepak Bola Eropa itu menghukum Kiev setelah empat fan berkulit hitam diserang saat melintasi tribune.
Kiper sekaligus pemain paling senior di Kiev Olexandr Shovkovskiy menekankan pentingnya memupuk kepercayaan diri sendiri saat menghadapi the Citizens. Pemain berusia 41 tahun itu mengakui calon lawannya merupakan tim bertabur bintang, tapi mereka bukan tak bisa dikalahkan.
"Di fase grup, kami juga menghadapi tim besar seperti Chelsea dan Porto, maka sejak itu saya tanamkan bahwa kami terlebih dahulu harus percaya diri sendiri karena kami punya potensi. Di babak 16 besar, kami berhadapan dengan tim bertabur bintang, tapi mereka juga sedang bermasalah," ujarnya. (AFP/AP/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved