Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
JURANG pemisah Manchester City dan Leicester hanya tiga poin. Karena itu, Duel kedua tim di Stadion Etihad, malam nanti, memang menjadi sangat krusial bagi the Citizen. Jika kalah, Manchester Biru bakal semakin tertinggal. Namun, sebaliknya, jika menang, mereka akan menyalib the Foxes dari puncak klasemen.
Jika melihat skuat kedua tim, the Citizen jelas layak optimistis. Apalagi, mereka akan bermain di hadapan pendukung sendiri. Namun, Leicester saat ini berbeda dengan tahun sebelum-sebelumnya. Tim besutan Claudio Ranieri itu kini menjadi 'kuda hitam' yang layak diperhitungkan.
Itu bisa dilihat dari keberhasilan mereka memuncaki klasemen sementara Liga Primer saat ini. Jadi, lupakan juga rekor pertemuan kedua tim.
Ranieri bahkan memprediksi laga nanti bakal berlangsung ketat. City pasti akan berusaha mati-matian untuk menang demi merebut posisi puncak.
"Manchester (City) dibangun untuk menjadi juara dan memenangi Liga Champions. Namun, kami juga ingin membuat sejarah kami sendiri. Jadi, saya pikir laga nanti akan sangat terbuka karena mereka pasti ingin menang untuk melewati kami. Sebaliknya, kami ingin menang untuk melaju," ujar arsitek asal Italia itu.
"Meski begitu, bukan tidak mungkin hasilnya akan imbang. Anda tidak pernah tahu sepak bola," lanjut the Tinkerman.
"Saya pikir bukan kebetulan jika kami berada di puncak. Semua ini berkat semangat tim. Jika kami bisa terus bekerja seperti ini, mengapa kami tidak yakin (jadi juara)? Ini akan tercatat dalam sejarah," timpal gelandang Danny Drinkwater.
Pernyataan para punggawa the Foxes itu memang tidak berlebihan. Dari enam laga terakhir, mereka tidak pernah kalah.
Korban terakhir ialah Liverpool yang digebuk 2-0.
Meski begitu, seperti diakui Ranieri, City merupakan salah tim raksasa Eropa saat ini dengan kekuatan finansial mereka.
Terbukti baru Everton yang bisa mempermalukan City di kandangnya sendiri musim ini.
Selain itu, mereka belum terkalahkan dari tujuh laga terakhirnya.
"Tidak ada alasan bagi kami untuk tidak bisa memenangi laga. Kami punya banyak pemain hebat. Di depan kami punya Sergio (Aguero). Ia pemain fenomenal dan mesin pembunuh," cetus kiper Joe Hart.
Dalam laga nanti, City masih belum bisa diperkuat bek Vincent Kompany. Demikian juga dengan Kevin de Bruyne yang harus menepi.
Sebagai gantinya, Manuel Pellegrini akan memaksimalkan Nicolas Otamendi dan Martin Demichelis di lini belakang.
Sebaliknya, Ranieri tidak ada masalah dengan pemainnya.
Kado perpisahan
Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, para pemburu juara musim ini jauh lebih waswas ketimbang yang diburu. Sayangnya, musim ini akan menjadi musim terakhir Pellegrini bersama City.
Mulai musim depan, posisinya akan digantikan Pep Guardiola. Itu sebabnya para punggawa the Citizen bertekad untuk memberikan kado perpisahan yang istimewa bagi arsitek juru taktik asal Cile itu.
"Para fan berpikir dengan dunianya, begitu pula kami para pemain. Kami sangat menikmati di bawah arahan Manuel. Ia manajer hebat untuk kami. Jadi, kami akan berusaha memberikan yang terbaik sebagai kado perpisahan," ujar Hart.
(AFP/AP/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved