Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Kekalahan dari Chelsea di Stadion Emirates, Senin (25/1) membuat Arsene Wenger geram. Adalah Diego Costa yang mnejadi sosok paling dibenci Wenger dalam laga tersebut.
Selain mencetak gol tunggal kemenangan Chelsea, juga menjadi biang keladi dikeluarkannya bek Arsenal asal Jerman, Per Mertesacker dari lapangan. Costa dituding berpura-pura terkena jegalan Mestesacker yang membuat pemain Jerman itu diganjar kartu merah oleh wasit Mark Clattenburg.
Kegeraman Wenger memang beralasan. Saat Arsenal bertemu dengan Chelsea, September 2015 lalu, ulah Costa juga membuat seorang pemain Tha Gunners, Gabriel terkena kartu merah.
"Costa yang membuat Mertesacker mendapat kartu merah. Mertesacker memang melakukan jegalan namun Costa-lah yang membuatnya keluar lapangan," jelas Wenger.
Menurut pelatih asal Prancis yang dijuluki Profesor itu, wasit terlalu gegabah memberikan kartu merah kepada Mertesacker. "Itu jegalan yang biasa atau tidak? Apakah Mertesacker menyentuh Costa atau tidak? Setelah melihat rekaman, saya frustasi," tegas Wenger.
Keluarnya Mertesacker di menit ke-18 memang menjadi awal malapetaka Arsenal. Lubang di lini pertahanan Arsenal dengan keluarnya Mertesacker dengan baik dimanfaatkan Costa untuk menjebol gawang tuan rumah di menit ke-23.
Di sisi lain, pelatih Chelsea Guus Hiddink menyebut keputusan wasit Mark Clattenburg memberikan Mertesacker kartu merah sangat tepat. "Tidak diragukan lagi Mertesacker memang pantas mendapat kartu merah. Itu penilaian yang adil," ujar pelatih asal Belanda itu. (the mirror/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved