Mancini Geram Disebut Penyuka Sejenis

Satria Sakti Utama
20/1/2016 17:38
Mancini Geram Disebut Penyuka Sejenis
(AFP / ALBERTO PIZZOLI)

Pelatih Inter Milan Roberto Mancini menjadi headline media di seluruh penjuru dunia. Bukan karena keberhasilan Stevan Jovetic dkk melaju ke babak final Coppa Italia, melainkan aksi adu mulutnya dengan pelatih Napoli Maurizio Sarri dipinggir lapangan, Rabu (20/1).

Aksi tidak terpuji kedua pelatih berkebangsaan Italia ini disebabkan teriakan Sarri yang menyebut Mancini dengan kata-kata frocio dan finocchio. Kedua kata tersebut lazim digunakan di Italia untuk menyebut kaum gay.

Momen pertikaian antara Mancini dan Sarri tersebut sempat tertangkap kamera sesaat Inter Milan mampu mencetak gol keduanya oleh Adem Ljajic pada masa perpanjangan waktu. Selepas pertandingan Mancini pun memilih mengeluarkan amarahnya kepada awak media daripada berkomentar mengenai pertandingan. Pelatih 51 tahun ini menyebut bahwa tindakan mantan arsitek Empoli memalukan dan tidak mencerminkan sebagai pelatih senior di Italia.

"Sarri berdiri kemudian berteriak frocio dan finocchio kepada saya. Saya tidak tertarik untuk membahas tentang pertandingan. Dia adalah seorang pria berusia 60 tahun, dia seharusnya malu. Kamu dapat berargumentasi tapi ini memalukan," ungkap Mancini.

Mancini juga menuduh wasit keempat yang bertugas di pinggir lapangan membiarkan tindakan rasis Sarri tersebut. Mantan pelatih Manchester City ini pun menyanyangkan tindakan rasis masih tumbuh di Italia.

"Wasit keempat mendengar semuanya tapi tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Insiden ini kemudian menghilang di akhir pertandingan dan ini memalukan. Di Inggris, dia mungkin tidak akan diijinkan masuk ke lapangan lagi," imbuhnya.

Sementara itu, pelatih Napoli Maurizio Sarri tidak mengelak telah mengeluarkan kata-kata kasar kepada Mancini. Namun pelatih berusia 57 tahun ini mengaku lupa dengan apa yang telah dilakukannya karena sedang marah.

"Saya tidak ingat, itu mungkin saja. Saya sedang marah dan emosi. Saya tidak yakin apa yang saya katakan. Adrenalin yang meninggi membuat anda dapat melakukan hal-hal aneh," ujar Sarri. (Sat/soccerway/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya