Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM kampanye rakyat Basuki-Djarot kemarin resmi menutup aksi ‘patungan rakyat’ putaran kedua yang dibuka mulai 7 Maret 2016 dengan perolehan total Rp27.142.519.909.
Wakil Bendahara Tim Kampanye Badja Joice Triatman mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, khususnya warga Jakarta, yang telah ambil bagian dalam patungan rakyat demi kemajuan Kota Jakarta,” kata Joice dalam jumpa pers di Media Center Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.
Anggota timses Badja, Michael Sianipar, menambahkan pada putaran pertama pihaknya masih mempunyai sisa dana sebanyak Rp4,6 miliar. Sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan KPU DKI Jakarta, tim sukses pasangan calon tidak boleh menghimpun dana dari masyarakat lebih dari Rp34,5 miliar.
“Oleh sebab itulah aksi patungan rakyat yang kami buka sejak 7 Maret lalu, hari ini (6 April) kami tutup. Kami harus taati peraturan,” katanya.
Menurut Joice, seiring dengan penutupan patungan rakyat, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat juga sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada bank tempat di mana rekening dibuka. Dalam surat itu, Basuki dan Djarot minta agar bank menutup semua transaksi patungan dalam bentuk apa pun.
Michael mengatakan dari total 3.613 donatur, baru sekitar 60% yang telah mengembalikan surat pernyataan penyumbang bertanda tangan basah yang dilengkapi nomor KTP dan NPWP atau masih ada sekitar 1.437 formulir yang belum dikembalikan.
Itu sebabnya, timses Badja mengimbau agar masyarakat segera mengembalikan formulir tersebut sebelum periode kampanye pilkada berakhir pada 12 April.
Masih terkait dengan Basuki, kemarin, petahana Gubernur DKI itu pulang ke kampung halamannya di Manggar, Belitung, untuk ziarah ke makam ayahnya, Indra Tjahaja Purnama. “Pesan bapak saya, menjadi pejabat itu pekerjaan yang mulia. Karena menentukan nasib banyak orang, sedangkan pengusaha hanya untuk dirinya sendiri. Makanya kamu jadi pejabat, enggak usah lagi jadi pengusaha,” ungkap Basuki menirukan pesan ayahnya. (Jay/P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved