Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEGMEN pertama debat Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta, para pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI masing-masing unjuk gigi soal program pemberdayaan sektor informal dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Dalam segmen pertama, setiap paslon ditanyakan pandangannya soal bonus demografi Indonesia yang datang pada 2020 dan pertumbuhan sektor informal yang tinggi.
Menurut pasangan nomor urut 1, yakni Agus Harimurti Yudhoyono mengajukan soal dana bergulir bagi para pengusaha UMKM. Menurutnya, dana bergulir ini lah yang nantinya bisa dengan tepat sasaran membantu para pengusaha dan pekerja informal yang terdata untuk berkembang. Pemberdayaan ini pun juga harus menyasar para pengusaha UMKM dari disabilitas.
"Kami akan programkan dana bergulir. Supaya ada modal yang bisa digunakan oleh pengusaha UMKM. Penyandang disabilitas dan potensi kreatif dari anak muda juga kami fasilitasi," kata Agus dalam debat ketiga atau terakhir Pilkada DKI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/2) malam.
Sementara itu, untuk pandangan bonus demografi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), paslon nomor 2 Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menegaskan, pihaknya menyasar pada dua hal yakni pendidikan baik formal maupun informal dan perumahan agar tenaga kerja di Indonesia maupun Jakarta bisa jadi tuan di negara sendiri.
"Kami ada paket dan pelatihan serta pendampingan bagi informal. Ada juga paket ABC bagi yang tidak lulus sekolah. Selain itu saya bebaskan PBB-P2 bagi NJOP di bawah Rp1 miliar dan BBHTB di bawah Rp1 miliar. Izin kami mudahkan di PTSP dan kami jadi pelayan agar tenaga kerja di Indonesia jadi tuan di negara sendiri," kata Ahok.
Sedangkan paslon nomor 3 kembali mengajukan programnya OkeOce yakni menumbuhkan satu kewirausahaan di tiap satu kecamatan. Ia mencontohkan produk sepatu yang diproduksi oleh pengusaha lokal Jakarta. Ia menilai potensi UMKM di Jakarta sangat besar dan tidak terpusat di pusat kota.
"Lihat ada Condet, Tambora, Cakung, semua warga di sana sangat potensial untuk menumbuhkan UMKM. Kami yakin dengan OkeOce kita semua bisa maju," ujarnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved