Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan bila mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingin bertemu dengan dirinya, maka ia akan mengatur jadwal pertemuan tersebut. Hal itu diutarakan Jokowi saat menanggapi adanya keinginan SBY bertemu dengan Jokowi untuk membicarakan permasalah bangsa.
"Sudah saya sampaikan bolak-balik kan, waktunya akan diatur, tetapi kalau ada permintaan," tegasnya kepada pers seusai menghadiri Konferensi Forum Rektor Indonesia Tahun 2017, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (2/2).
Saat ditanyakan lebih lanjut apakah sudah ada permintaan pertemuan tersebut oleh SBY, Jokowi mengatakan silakan hal itu ditanyakan ke Kementerian Sekretariat Negara. "Tanyakan ke mensesneg, bukan saya," tambahnya.
Sebelumnya, saat menggelar konferensi pers di Wisma Proklamasi 41, Cikini, pada Rabu (1/2) SBY menyampaikan ingin sekali bertemu dengan Presiden Jokowi ihwal isu keterkaitannya dengan aksi damai umat Islam 4 November 2016, serta rencana pengeboman hingga makar.
"Ada tiga sumber yang memberi tahu saya, bahwa beliau (Jokowi) juga ingin bertemu saya, tapi dilarang dua-tiga orang di sekeliling beliau. Dalam hati saya, hebat juga bisa melarang Presiden bertemu sahabatnya yang juga mantan presiden," ujar SBY.
Adapun menanggapi konpers SBY tersebut, Jokowi mengatakan apa yang disampaikan itu merupakan isu di pengadilan. Ia pun heran bila dirinya dikaitkan.
"Gini loh, saya hanya ingin menyampaikan yang kemarin ya. Itu kan isu pengadilan, itu isunya di pengadilan loh. Dan yang bicara itu kan pengacara. Pengacaranya Pak Ahok dan Pak Ahok, iya ndak? Iya kan. Lah kok barangnya dikirim ke saya. Ya nggak ada hubungannya," tuturnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved