Jejak Siber Rizieq Sihab Jadi Bahan Laporan ke Polisi

Ilham Wibowo/MTVN
27/1/2017 13:38
Jejak Siber Rizieq Sihab Jadi Bahan Laporan ke Polisi
(ANTARA/Puspa Perwitasari)

JEJAK siber pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Sihab menjadi bahan laporan ke Polisi. Ucapan Rizieq dalam video Youtube pertengahan 2016 silam dinilai bernada ancaman terhadap pemuka agama Kristen.

"Iya video tahun lalu setelah kasus Tolikara, Papua. Rizieq bereaksi, dengan melakukan ancaman kepada semua pendeta Kristen," kata Pendeta Iman Sejati Kaum Imanuel Minahasa, Max Evert Ibrahim Tangkudung saat dihubungi Metrotvnews.com, Jumat, (27/1)

Max melaporkan Rizieq ke Bareskrim Polri yang diterima dalam surat laporan nomor LP/93/2017/Bareskrim. Laporan inI ditandatangani, Kamis, 26 Januari 2017. Max menuturkan, ia ingin tayangan video yang kembali viral di media sosial ini bisa diusut tuntas.

"Intinya kami ke Bareskrim untuk melaporkan penemuan ini. Bareskrim kan ada tim sibernya," kata Max.

Max mengaku sudah melihat langsung tayangan video ucapan Rizieq tersebut. Ia mendapat kekhawatiran timbul perpecahan dari kelompok agama. "Yang saya lihat seperti Rizieq Sihab. Tetapi seandainya itu bukan dia, saya minta polisi untuk investigasi orang yang buat ancaman itu," ujarnya.

Meski tayangan ucapan Rizieq yang dijadikan bukti laporan itu telah lama diunggah, Max mengatakan baru melihat pada Januari 2017. Max mengaku, dirinya tidak mengerti perkembangan media sosial, akan tetapi, perbincangan ucapan Rizieq tersebut kini dinilai telah terlampau meresahkan.

"Video ini sudah jadi pembicaraan dimana-mana sekarang. Saya lihat langsung bersama-sama videonya ternyata memang ada, bukan cerita bohong. Ancaman ini sangat menakutkan," kata Max

Rizieq dilaporkan atas sangkaan pelanggaran Pasal 156 KUHP dan Pasal 45 a Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU ITE. Ia diduga telah menyatakan perasaan permusuhan dan kebencian melalui media sosial situs Youtube.

Secara terpisah, Juru Bicara DPP FPI Slamet Maarif mengatakan, ia tidak percaya atas tuduhan yang dilayangkan pada Rizieq. Ia sendiri mengaku tak pernah mendengar ihwal video tersebut.

"Tidak ada. Justru saya curiga ada yang memotong video itu dan mengeditnya sehingga tidak utuh," ujarnya.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya