Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI bentuk aksi intoleransi dan pemaksaan kehendak yang marak terjadi belakangan ini disinyalir akibat dari proses panjang yang selama ini tidak dirasakan.
Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pertemuannya dengan pimpinan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) di Istana Negara, Rabu (18/1). Didampingi Mensesneg Pratikno, Jokowi menerima pimpinan PGI yang terdiri dari Ketua Umum (Pdt Henriette Lebang), Sekretaris Umum (Pdt Gomar Gultom), dan Ketua (Pdt Albertus Patty).
Lebih lanjut, Presiden mengatakan sekarang ini ada gerakan radikalisme yang dilakukan oleh organisasi-organisasi yang difasilitasi demi kepentingan politik tertentu. "Oleh karena itu, kami meminta kepada Pimpinan PGI untuk menyampaikan kepada umat, bahwa pemerintah kini berupaya mengendalikan keadaan," ujar Jokowi.
Menurut Presiden, organisasi-organisasi yang meresahkan masyarakat akan ditindak. Saat ini sudah ada langkah-langkah yang ditempuh dan yang masih dipersiapkan pemerintah.
"Jangan ada anggapan pemerintah takut atau tidak melakukan apa-apa. Proses hukum satu demi satu sudah dimulai. Ketika menyangkut eksistensi kita sebagai bangsa, ini masalah serius, dan harus kita selesaikan. Kita hanya menunggu momentum yang tepat," tegas Presiden.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden untuk merespons keprihatinan yang diungkapkan oleh Pimpinan PGI dengan maraknya aksi-aksi intoleransi dan politisasi agama, yang mengganggu bukan saja hubungan antaragama, tapi sudah menciderai konstitusi.
PGI juga menyampaikan keprihatinan dengan kecenderungan memaksakan kehendak lewat pengerahan massa, sebuah kecenderungan yang kalau dibiarkan akan menghambat upaya penegakan hukum.
Di awal percakapan, Ketua Umum PGI, Pdt Dr Henriette Lebang mengapresiasi capaian dua tahun pemerintahan Jokowi-JK yang telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa, dibandingkan masa-masa sebelumnya.
Kemajuan yang dimaksud antara lain pertumbuhan ekonomi di tengah perlambatan ekonomi dunia. Juga pembangunan infrastruktur yang merata dan langkah-langkah penertiban menuju tata pemerintahan yang lebih hemat, efisien dan transparans, serta pemangkasan beragam regulasi yang berbelit di bidang ekonomi.
Lebang juga menghargai langkah-langkah dan pendekatan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi berhubung dengan masalah yang berkembang akhir-akhir ini terkait isue penodaan agama dan aksi-aksi yang mengikutinya.
Dia mengatakan gereja-gereja di Indonesia tetap mendoakan dan mendukung langkah-langkah Presiden, Wapres dan Kabinet dalam upaya melindungi segenap warga serta mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakat.(OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved