15 Poin Keberatan Ahok Terhadap Kesaksian Irena Handono

Arga Sumantri
11/1/2017 08:02
15 Poin Keberatan Ahok Terhadap Kesaksian Irena Handono
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok mengutarakan keberatannya terhadap kesaksian Irena Handono. Juru Bicara Ahok, Triana Dewi Seroja menyebut keterangan yang dipaparkan pemilik Yayasan Pembina Muallaf Irena Centre itu tidak benar dan mengandung unsur fitnah.

Dewi mengungkapkan setidaknya ada 15 poin keberatan Ahok atas kesaksian Irena. Berikut poin keberatn Ahok yang dibacakan Dewi usai persidangan di Gedung Kementerian Pertanian, Rabu (11/1/2017) dini hari.

1. Keberatan dengan keterangan saksi Irena mengenai tuduhan penodaan agama yang dilakukan oleh Bapak Basuki Tjahaja Purnama pada saat doorstop di Balaikota, DPP NasDem, E-book merubah Indonesia, dan video Youtube di Pulau Seribu.

2. Keberatan dengan saksi Irena yang hanya mengambil kalimat dari Bapak Basuki secara sepenggal-penggal (tidak utuh) yaitu pada kalimat: “jangan percaya sama orang”. Faktanya orang di sini yang dimaksud oleh Bapak Basuki bukan Ulama, melainkan oknum politisi yang kerasukan roh kolonial.

3. Keberatan dengan pernyataan saksi Irena yang menyatakan Basuki menafsirkan sendiri Al Maidah ayat 51. Faktanya pada E-book berjudul Merubah Indonesia, jelas tertulis: ”Padahal setelah saya tanyakan teman-teman termasuk Gus Dur...”. Dan Basuki tidak pernah mengkritisi kitab suci Alquran.

4. Pada Keterangannya di BAP No.11, saksi Irena mengatakan: “Cerminan kebencian Bapak Basuki Tjahaja Purnama terhadap agama Islam....”. Hal itu jelas tidak benar dan fitnah, sebab faktanya adalah orang tua angkat Basuki beserta saudara angkatnya, notabene sebagai muslim yang taat.

5. Keberatan atas pernyataan saksi Irena yang menyatakan soal iman dan sembahyang adalah cerminan kebencian Bapak Basuki kepada agama Islam. Fakta sebenarnya konteks pembicaraan Bapak Basuki adalah soal PNS. Itu juga dalam kedudukan Basuki sebagai Gubernur/Pejabat.

6. Saksi Irena tidak mau menjawab saat ditanya pendapatnya mengenai adanya partai berbasis Islam yang mendukung calon non muslim?

7. Keberatan atas kalimat saksi Irena yang mengatakan Bapak Basuki memakai pidato di Kepulauan Seribu sebagai kampanye terselubung. Faktanya itu adalah kunjungan kerja dan tidak ada kampanye.

8. Pada keterangan saksi Irena di BAP No.13 mengenai gangguan nyata terhadap keutuhan NKRI. Faktanya adalah Justru Bapak Basuki sangat mendukung kesatuan NKRI terlihat dalam buku Bapak Basuki halaman 40.

9. Irena menerangkan bahwa yang hadir di Pulau Seribu, semua adalah anak buah Bapak Basuki dan nelayan yang dapat ikan kerapu. Sehingga semua tepuk tangan dan tertawa. Faktanya yang hadir di sana adalah tokoh masyarakat, anggota DPR RI, para nelayan yang tidak ikut pembudidayaan.

10. Keberatan dengan saksi Irena yang mengatakan: 'jangan harap Yesus turun di akhir jaman”. Menurut Bapak Basuki itulah harapan orang Kristen dengan janji Yesus Kristus yang belum digenapi.

11. Keberatan dengan saksi Irena yang mengatakan “di Bible ada bilang orang Islam sesat atau domba yang hilang”.

12. Bapak Basuki keberatan terhadap anggapan saksi Irena bahwa Bapak Basuki pada kampanye di Kepulauan Seribu dan Bapak Basuki mengatakan “pilihlah saya” sebagaimana yang dikatakan saksi Irena.

Faktanya adalah berulang kali Bapak Basuki mengatakan: “jangan pilih saya.”

13. Ahok merasa tidak pernah meminjamkan Monas untuk perayaan paskah sebagaimana yang disebutkan saksi Irena. Selama Bapak Basuki menjadi Gubernur untuk perayaan keagamaan di Istiqlal, Katedral, atau Lapangan Banteng sesuai ketentuan Pepres.

14. Ahok merasa tidak pernah mengubah aturan seragam sekolah dan meniadakan pakaian muslim dan muslimah. Ahok justru merasa mencetuskan program untuk memberikan dana Rp600 ribu untuk kepentingan seragam tersebut. Sampai sekarang semua sekolah SD, SMP, SMA masih memakai seragam muslim/muslimah. Keterangan saksi Irena adalah fitnah.

15. Soal Ahok yang membongkar masjid dan tidak membangunnya kembali hingga saat ini sebagaimana yang diterangkan saksi Irena. Faktanya, Ahok merasa tidak pernah merubuhkan masjid dan tidak dibangun lagi.(MTVN/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya