KOMISI Pemberantasan Korupsi tengah mendalami keterlibatan mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, dalam tindak pidana korupsi dengan modus pemerasan oleh mantan Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Kawasan Transmigrasi, Jamaludin Malik (JM). Selain itu KPK juga mendalami keterlibatan Anggota Banggar DPR.
"Kasus P2KT dengan tersangka JM terus dikembangkan dan ada dugaan aliran suap ke anggota Banggar, masih terus pendalaman juga terhadap Muhaimin," terang Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji, kemarin.
Menurut dia hasil pemeriksaan terhadap Muhaimin sebagai saksi untuk Jamaludin Malik, selama 8 jam sejak 09.30 itu akan dikaji dan didalami. "Biasanya akan dikaji dan pendalaman keterangan Muhaimin dengan kesaksian yang ada. Jadi tim yang akan menilai hasil kajian untuk perlu tidaknya dipanggil lagi beliau," tukasnya.
Kasus yang menjerat Jamaludin itu terjadi karena diduga dia minta sejumlah uang kepada Kepala Daerah yang ingin mendapatkan anggaran pembangunan dan alokasi wilayah transmigrasi. Selain itu juga ada dugaan untuk memuluskan proyek transmigrasi tersebut di beberapa daerah dengan menyuap Anggota Banggar DPR.
Muhaimin yang saat ini menjabat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa menyanggah dirinya terlibat dalam suap yang dilakukan Jamaludin Malik. "Saya tadi ditanya oleh penyidik tentang berbagai sistem penganggaran di Kemenakertrans, mulai dari bagaimana hubungan dengan DPR, hubungÂan saya dengan Pak Jamal. Semua sudah saya jelaskan bahwa prosedur kebijakan telah kita lampaui dan saya tidak tahu-menahu apa yang disebut sebagai yang dituduhkan kepada Pak Jamal," terang Muhaimin. Selama menjabat Menakertrans, Muhaimin mengaku hanya mengetahui proyek secara umum program transmigrasi.
Sementara itu Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi menjelaskan Muhaimin diminta keterangannya sebagai saksi atas tersangka Jamaludin Malik. "Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Jamaludin Malik karena keterangan yang bersangkutan dibutuhkaan untuk mendalami kasus ini," terangn Johan.
Sebelumnya, Jamaludin saat Âdiperiksa sebagai tersangka enggan membuka keterangan atas keterlibatan Muhaimin. "Itu teman-teman KPK yang tahu," jelasnya.(Cah/P-2)