HANYA dalam hitungan jam setelah Patrice Rio Capella ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Nining Indra Shaleh ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen Partai NasDem menggantikan Rio. Untuk mengetahui keadaan di internal NasDem pascapenetapan Rio sebagai tersangka, dan apa langkah partai ke depan, wartawan Media Indonesia Arif Hulwan mewawancarai Nining Indra Shaleh di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Sabtu (17/10). Berikut petikannya.
Bangaimana dinamika di internal partai pascapene-tapan Rio sebagai tersangka? Jadi kan ada pengumuman atau press conference dari KPK bawa Pak Rio, sekjen kita di NasDem, dinyatakan sebagai tersangka. Ketua Umum NasDem Pak Surya Paloh langsung mengambil langkah cepat. Setelah Rio menyatakan mundur, ketua umum langsung menunjuk saya sebagai Plt sekjen. Apakah Pak Rio masih menjadi anggota Partai NasDem? Tidak lagi. Beliau sudah mundur dari tiga posisi, yakni sekjen, anggota DPR, dan anggota Partai NasDem.
Sejauh mana permasalahan itu berpengaruh pada persiapan NasDem menghadapi pilkada serentak? Begini, partai kan sudah ada pembagian tugas. Untuk pilkada sejak awal ditangani Tim 7 yang diketuai oleh Ketua Bappilu Enggartiasto Lukita. Mereka sudah mempersiapkan pilkada. Tentu saya tetap membantu, khususnya operasional agar roda organisasi terus berjalan.
Sebagai plt sekjen, apa yang ingin Anda persembahkan buat NasDem? Saya menargetkan, karena ini sudah jadi program partai, yakni memperkuat SDM partai. Ketum kami selalu mengingatkan bahwa investasi yang utama bagi NasDem ialah SDM yang mumpuni. Makanya dalam pilkada kita tegaskan tidak boleh ada mahar.
Bagaimana Anda menjelaskan ke publik mengenai nasib restorasi ke depan? Pasti akan kita luruskan kepada masyarakat tentang duduk permasalahan yang sebenarnya, termasuk kepada kader kita di daerah. Jangan sampai ada kader yang kecewa karena justru masalah ini terjadi di elite pusat. Restorasi dan program antikorupsi jalan terus.
Artinya, gerakan restorasi tidak akan mati? Oh iya. Restorasi yang kita perjuangkan tidak akan runtuh karena ada gangguan semacam ini. Masalah yang terjadi harus membuat kita semakin dewasa, jangan putus asa. Kita akan menjadi semakin kuat bila mampu menghadapi tantangan-tantangan berat.
Jaminan apa dari DPP NasDem agar kader lain tidak terjerumus dalam kasus serupa? Kita harus terus mengingatkan. Dalam sekolah legislatif juga ada materi penting yang diberikan kepada semua kader. Jaminan 100% sih tidak, tapi upaya dari partai akan terus dilakukan. Misalnya, hampir semua anggota legislatif kita sudah tanda tangan pakta integritas. Kalau kemudian Rio tidak terbukti bersalah, bagaimana sikap partai? Oh lain. Itu bicara nanti. Jangan andai-andai. Itu kan namanya kebijakan. Adem dulu, selesai, sekarang beliaunya mau ada pembelaan hukum, praperadilan, itu kan hak sebagai warga negara. Itu ya dipersilakan saja. Kita mendorong, support moral. Ya kalau nanti praperadilannya beliau menang, itu ceritanya lain lagi.