Dicopot dari Ketua DPR, Akom: Aku Ora Popo

Al Abrar
28/11/2016 22:15
Dicopot dari Ketua DPR, Akom: Aku Ora Popo
(MI/Arya Manggala)

ADE Komarudin menyatakan pasrah dan menerima keputusan DPP dan Dewan Pembina Partai Golkar yang memutuskan mengembalikan kedudukan Setya Novanto sebagai Ketua DPR. Akom, sapaan karib Ade, tunduk kepada keputusan partai dan peraturan yang berlaku.

"Saya orang yang taat kepada peraturan, termasuk peraturan organisasi tempat saya bernaung. Termasuk peraturan yang berlaku di internal partai Golkar," kata Akom saat menggelar konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11) malam.

Dia juga menegaskan, sejak duduk sebagai politikus Golkar dirinya siap mengemban amanat dari partai. Karena itu, lanjut Akom, ia menerima secara penuh keputusan partai dan tetap akan berkontribusi bagi negara meski tidak lagi menjabat sebagai ketua DPR.

"Sekali lagi, aku ora popo, teu sawiyos, orang Sunda bilang. Terlebih ini untuk keutuhan NKRI. Mudah-mudahan apa yang saya lakukan selama ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi institusi DPR, bagi republik ini," ucap Akom.

Sebelumnya, Dewan Pembina Partai Golkar menyetujui pergantian Ketua DPR dari Ade Komarudin ke Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Persetujuan itu dinyatakan langsung Ketua Wanbin Golkar Aburizal Bakrie (Ical) seusai memimpin pertemuan Wanbin dengan DPP Golkar di Menara Bakrie, Jakarta.

"Dewan Pembina dan DPP setuju soal penetapan pergantian Ade Komarudin dan Setya Novanto menjadi Ketua DPR," ujar Ical. Pergantian itu diiringi dengan kesepakatan untuk 'memberikan posisi penting kenegaraan untuk Ade Komarudin'. (MTVN/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya