PGI Imbau Masyarakat Jauhi Pesan Kebencian

Putra Ananda
28/11/2016 18:50
PGI Imbau Masyarakat Jauhi Pesan Kebencian
(Ilustrasi)

MENANGGAPI situasi dan isu politik terkini tentang keutuhan NKRI, Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) mengimbau seluruh masyarakat agar bisa bersikap arif serta tidak mudah terprovokasi dalam menanggapi kabar-kabar yang membawa pesan kebencian terhadap satu sama lain. Terutama kabar serta informasi yang berasal dari media sosial.

Ketua Umum PGI, Pendeta Henriette Hutabarat, juga meminta agar masyarakat tidak perlu lagi membuat dan menyebarkan informasi-informasi tidak bertanggung jawab di media sosial yang bisa mengusik kedamaian antarumat beragama di Indonesia.

"Marilah kita membangun budaya dialog dalam penyelesaian setiap masalah yang berkembang, serta mengutamakan pendekatan hukum sehingga tidak seorang pun di antara kita yang terprovokasi melakukan tindakan yang berpotensi memecah belah bangsa," ujar Henriette dalam keterangan resminya yang ia sampaikan kepada Media, di Jakarta, Senin (28/11).

Selain itu dirinya melanjutkan bahwa PGI saat ini memercayakan penuh kepada pemerintah Jokowi-JK untuk sungguh-sungguh berkomitmen menjaga kesatuan dan persatuan bangsa indonesia yang majemuk berdasarkan pancasila dan UUD 45.

"Kita percaya bahwa dengan kewenangan yang dimiliki, Presiden akan menangani beberapa kasus yang muncul dengan pendekatan yang penuh damai," tambahnya.

Henriette melanjutkan bahwa PGI berharap pemerintah untuk tidak tunduk dari berabgai tekanan kelompok-kelompok masyarakat yang ingin memaksakan kehendaknya melalui cara-cara yang inskonstitusional. Pemerintah diminta untuk bertindak tegas kepada pihak-pihak yang menebarkan bibit-bibit perpecahan dalam bentuk ujaran-ujaran kebencian. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya