Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) akan merealisasikan restrukturisasi pegawai melalui program golden handshake. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan diperlukan reformasi birokrasi yang dimulai dari pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM).
Melalui keterangan resmi, Rabu (23/11), Susi berharap KKP dapat menjadi kementerian pelopor (leading department) dalam hal strukturisasi pegawai.
Menurutnya, program ini bukanlah penyusutan jumlah karyawan melainkan melakukan reformasi di sektor SDM.
“Program restrukturisasi bukan program pembuangan pegawai atau disuruh pensiun dini, tetapi KKP mempunyai misi dari pemerintah yang bebannya sangat berat. Kita perlu reformasi, mulai dari mental, cara, dan culture (budaya) dalam bekerja. Saya ingin kita menjadi leading department dalam policy (kebijakan) dan strukturisasi pegawai,” ujar Susi
Program golden handshake adalah program pensiun dini yang ditawarkan kepada pegawai KKP dan bersifat sukarela.
Susi mengungkapkan, dia telah bernegosiasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) untuk memberikan insentif penuh dalam program golden handshake.
Hal itu, menurutnya, dapat menjadi solusi bagi pegawai yang ingin membuat usaha skala menengah.
“Kita membuat golden handshake yang di-over dengan opsi luar biasa. Kemarin, saya sudah berhasil negosiasi dengan Menpan untuk memberikan tunjangan 100% dan ini adalah keberhasilan yang luar biasa. Saya yakin dengan uang yang didapatkan dari program golden handshake, pegawai akan bisa melakukan usaha skala menengah,” ungkap Susi.
Dari hasil program golden handshake, Susi mengungkapkan bahwa 30% dari total lowongan Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan diberikan kepada anak-anak muda berprestasi yang tersebar di universitas-universitas terbaik di Indonesia.
“Kemudian dari jumlah golden handshake, kita akan merekrut 30% dari anak-anak berprestasi dari universitas terbaik. Saya yakin ini akan membuat kinerja KKP lebih bagus lagi. Anggarannya akan kita siapkan, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa jalan,” ujarnya.
Lebih lanjut Susi menegaskan, diperlukan kepedulian pegawai dalam bekerja. Kepedulian terhadap negara dan kesadaran bahwa APBN wajib dialokasikan dengan tepat akan melahirkan generasi bangsa yang mandiri dan tidak tergantung pada negara lain.
“Kalau kita tidak peduli, kita akan terus tergantung pada negara lain. Dan generasi-generasi seterusnya akan menjadi generasi yang tidak care (peduli). Kita punya peranan untuk mengubah hal-hal tersebut bisa terjadi. Saya pikir kita semua wajib memiliki kesadaran akan hal tersebut. Scepticsm (keraguan) tidak perlu ada," pungkasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved