Polri Mestinya Telaah Dulu Info Soal Makar

Al Abrar
23/11/2016 18:45
Polri Mestinya Telaah Dulu Info Soal Makar
(ANTARA/Hafidz Mubarak A.)

WAKIL Ketua DPR Fadli Zon menilai isu akan adanya makar dalam aksi demonstrasi 2 Desember 2016 (212) hanya membuat gaduh. Hal itu menanggapi atas ucapan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mencurigai ada agenda lain dalam rencana aksi dama pada 2 Desember atau demo 212.

"Ya menurut saya jadi ada kegaduhan. Yang saya dengar, aksi besok (212) itu aksi damai malah super damai," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11).

Fadli mengatakan, kepolisian seharusnya menelaah informasi akan adanya aksi makar dalam demonstrasi yang meminta menahan Basuki Tjahaja Purnama atas dugaan penistaan agama itu. Bukan malah diumumkan kepada masyarakat.

"Ini kan ungkapan yang cukup serius. Harusnya dikaji dulu kalau ada informasi itu dari mana asal usulnya, validitasnya harus dikroscek," ujar Fadli.

Dia menjelaskan ungkapan Kapolri Tito atas adanya indikasi makar dalam aksi 212 dapat dimaknai berbeda oleh masyarakat. Tidak sedikit masyarakat takut dengan adanya isu makar tersebut.

Dia juga menyebut aksi demonstrasi merupakan hak warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Sehingga tidak mengekang hak-hak yang sudah dijamin undang-undang. Apalagi informasi soal adanya makar masih mentah.

"Kan ada yang takut, ada yang makin berani, ada juga orang yang biasa-biasa saja, jadi informasi itu harus dikaji dengan matang, agar tidak ada kehebohan baru," ucap Fadli. (MTVN/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya