Hanura tidak akan Gelar Munaslub Dalam Waktu Dekat

Achmad Zulfikar Fazli
10/11/2016 22:28
Hanura tidak akan Gelar Munaslub Dalam Waktu Dekat
(ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

SEJUMLAH pengurus Partai Hanura mendesak untuk digelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) buat mengisi kekosongan kepengurusan. Namun, Wakil Ketua Umum Partai Hanura Chairuddin Ismail membantah partainya bakal menggelar munaslub dalam waktu dekat ini.

Menurut dia, keputusan untuk tidak digelar Munaslub merupakan hasil rapat pleno yang dihadiri Ketum Wiranto, dan jajaran Ketua DPD Hanura se-Indonesia, Rabu (9/11).

"Ya insya Allah tidak (digelar Munaslub), kecuali nanti ada perkembangan baru. Tapi yang pertama yang harus dilakukan konsolidasi ke dalam untuk memperbaiki atau memantapkan roda organisasi ini," kata Chairuddin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/11).

Wacana munaslub digulirkan oleh Wakil Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Hanura Djafar Badjeber beberapa waktu lalu. Djafar menyebut Hanura harus segera menggelar Munaslub agar tidak terjadi kekosongan jabatan. Sebab sesuai aturan, jabatan pelaksana harian hanya selama tiga bulan.

Namun, Charuddin menilai pernyataan itu keluar lantaran Djafar tidak mengerti aturan partai. Menurut dia, bila ada persoalan, Djafar seharusnya beritikad baik menemuinya bukan malah bersuara di media atau menyurati Presiden Joko Widodo.

"Dia enggak ngerti karena dia enggak pernah hadir ke sini. Dia ini rapat penasehat saja enggak pernah datang. Dia kan jadi komisaris. Kalau itikadnya baik kan dia datang ke saya, tanya dulu bukannya mengirim surat, saya tidak pernah terima," tegas dia.

Chairuddin mengklaim sejauh ini semua pimpinan dan pengurus DPD partai menolak diadakannya Munaslub. Pasalnya, para kader di daerah masih membutuhkan sosok Wiranto sebagai pimpinan sekaligus perekat partai dalam menyelesaikan segala persoalan.

"Nah seluruh DPD menolak Munaslub itu. Kenapa? Mereka membutuhkan kehadiran Pak Wiranto, dan Pak Wiranto ini bukan hanya sekedar tokoh, dia adalah perekat kita. Perekat dalam arti yang membikin partai ini semua masalah bisa selesai," kata dia.

Chairuddin menegaskan, dirinya saat ini sudah tidak menjabat sebagai pelaksana harian partai. Roda partai saat ini dipimpin wakil ketua umum. Namun, pengambilan keputusan strategis tetap di tangan Wiranto. (MTVN/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya