Dewan Pertimbangan MUI Tetap Anggap Ahok Nistakan Agama

Al Abrar
09/11/2016 17:45
Dewan Pertimbangan MUI Tetap Anggap Ahok Nistakan Agama
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

DEWAN Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berisikan 70 organisasi Islam dan 29 tokoh ulama, menggelar rapat pleno membahas berbagai perkembangan isu pascaaksi 4 November, Rabu (9/11).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua MUI Din Syamsudin itu menghasilkan keputusan bahwa Basuki Tjahaja Purnama telah melakukan penistaan agama. Hal tersebut sesuai dengan sikap resmi MUI, sikap PBNU, dan PP Muhammadiyah.

"Pendapat keagamaan ini dikeluarkan sebagai kewajiban para ulama dalam menjaga agama dan medorong kehidupan duniawi yang tertib harmonis, penuh maslahat, serta memelihara kerukunan hidup antarumat beragama demi persatuan dan kesatuan bangsa," kata Din, di kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/11).

Menurut Din, sikap 70 organisasi Islam ini bisa dijadikan patokan bagi kepolisian dan pemerintah dalam menuntaskan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok. Dewan Pertimbangan juga mendesak agar proses hukum dijalankan secara transparan, berkeadilan dan cepat.

"Itu bisa dijadikan patokan aparat penegak hukum kepolisian, Bareskrim dalam menangani kasus ini," ujar Din.

Din kembali menyesalkan ucapan Ahok di Kepulauan Seribu yang belakangan meicu kegaduhan. Menurutnya, ucapan tersebut jelas dirasakan umat Islam sebagai penghinaan terhadap agama Islam, kitab suci Al Quran, dan ulama.

Pasalnya, ia menilai, Ahok telah memasuki wilayah keyakinan pemeluk agama lain dengan memberikan penilaian (judgment) dan pemahaman yang diberikan para ulama, dan dengan memakai kata yang bersifat negatif dan mengandung kebencian (hate speech).

"Ucapan Gubernur Basuki Tjahaja Pumama tersebut menunjukkan intolerasi dan rendahnya tenggang rasa terhadap keyakinan orang lain dan sangat potensial menciptakan kegaduhan sosial dan politik yang dapat mengarah kepada terganggunya stabilitas nasional," ujar Din.

Dewan Pertimbangan juga mengapresiasi umat Islam dan beberapa elemen bangsa yang menggelar aksi damai 4 November 2016 yang telah berlangsung dengan aman dan damai yang dipimpin oleh para ulama, habib dan para tokoh Islam. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya