Jokowi: Kita Punya Kekuatan, tapi tak Dikelola Benar

Rudy Polycarpus
09/11/2016 16:30
Jokowi: Kita Punya Kekuatan, tapi tak Dikelola Benar
(ANTARA)

PRESIDEN Joko Widodo mengatakan, Indonesia memiliki modal kuat dalam menghadapi kompetisi global. Modal itu ialah pangan, energi dan air. Ketiga sumber daya itu, kata Presiden, menjadi komoditas yang diperebutkan dalam kompetisi global.

"Tiga hal ini sebetulnya kita memiliki kekuatan, tetapi belum dikelola secara baik dalam rangka mempersiapkan persaingan masa depan," ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam Munas VIII LDII di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (9/11).

Agar tak melulu bergantung impor, Presiden Jokowi sampai memberi target kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk meningkatkan produksi dalam negeri dan tak lagi melakukan impor berkaitan dengan pangan.

"Saya sudah beri target kepada Mentan, pada 2018 kita harus tidak impor lagi. Sekarang sudah turun impornya 60% karena ada panen yang besar di NTB, Gorontalo, dan Jatim," ujar Jokowi.

Namun, lanjut Jokowi, pemerintah tak bisa bergerak sendiri meningkatkan produksi pangan. Butuh dukungan dari masyarakat. Menurut presiden, persoalan yang dihadapi pemerintah adalah minimnya minat menanam masyarakat.

"Problemnya hanya masalah harga. Tahun lalu waktu saya ke Dompu, ke Magetan, semuanya mengeluh semuanya harga jagung hanya Rp1.500/kg, padahal ongkos tenaga kerja, benih, pemeliharaan bisa sampai Rp1.700/kg, berarti rugi. Siapa yang mau bekerja kalau rugi? Manajemen negara akan terus kita perbaiki dan benahi," tandasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya