Masih Hijau di Politik, Sylviana Pasang Strategi

02/11/2016 08:30
Masih Hijau di Politik, Sylviana Pasang Strategi
(MI/Galih Pradipta)

CALON Wakil Gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni sadar bahwa ia dan calon gubernur Agus Harimurti Yudhoyono merupakan kandidat baru dalam dunia politik. Hal itu berbeda dengan dua pasang calon lain yang sudah berpengalaman.

Menurut Sylvi, pihaknya sudah menyiapkan strategi khusus agar masa kampanye pilkada DKI Jakarta yang berdurasi sekitar 107 hari dapat berlangsung efektif. "Karena kami titik awalnya juga baru, beda dengan yang lain," terang Sylvi di Jakarta, Selasa (1/11).

Ia menyampaikan hal itu saat berkunjung ke rumah tokoh Betawi Syah Manaf di Jalan Radio Dalam. "Yang satu sudah satu tahun, yang satu sudah lima tahun. Nah, kami baru. Jadi, kami harus efisien dan efektif menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya," lanjut mantan PNS DKI tersebut.

Dia menambahkan, berkampanye di satu tempat bersama Agus tidak efektif dan tidak efisien sehingga mereka selama ini berkampanye sendiri-sendiri. Akan tetapi, pada satu kesempatan tentu ia dan Agus akan berkampanye pada satu tempat yang sama.

Pilkada DKI diikuti tiga pasangan calon. Agus-Sylvi mendapat nomor urut 1, kandidat petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat ialah nomor urut 2, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno memperoleh nomor urut 3.

Sementara itu, calon wakil gubernur Sandiaga Uno di Pondok Pesantren Nurul Jannah, RT 005/004, Jl Koang II, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, menyampaikan, ada tiga program utama dalam rezimnya bersama Anies kelak.

Pertama, kata Sandiaga, program pemenuhan kebutuhan perut. Kedua, lanjutnya, program pengendalian harga. Program kebutuhan dasar ketiga, sambungnya, ialah program pendidikan.

"Program utama ialah membuat perut kenyang. Kedua, membuat dompet terisi dengan menekan harga bahan pokok. Ketiga, saya dan Pak Anies akan menggabungkan kartu Jakarta pintar dan kartu Indonesia pintar," kata Sandi di hadapan ratusan warga, kemarin.

Tiga program itu diakuinya sudah jadi komitmen pasangan Anies-Sandi kepada warga Jakarta. Namun, itu hanya akan terwujud jika warga memilih keduanya pada hari pemungutan suara pilkada DKI Jakarta pada 15 Februari 2017.

"Kita punya kesempatan 15 Februari nanti. Insya Allah kita akan mendapatkan pemimpin Jakarta yang baru," tutup mantan Ketua Umum PRSI itu.

Sandiaga kali ini menggarap wilayah Jakarta Barat. Selain wilayah Kalideres, ia mengunjungi kediaman tokoh masyarakat di Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, dan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Anies tak menjadwalkan agenda kampanye terbuka pada hari yang sama. (Kim/Ant/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya