Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Menteri Badan Usaha Milik Negera Dahlan Iskan menjadi tersangka. Dia ditahan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Dahlan mengaku sedang diincar pihak berkuasa. Namun, Istana membantah penyataan itu.
"Saya tidak yakin apakah yang dimaksud Pak Dahlan Iskan dengan diincar kekuasaan itu ialah oleh Pak Presiden Jokowi karena Presiden dalam penegakan hukum tidak pernah mengincar siapa pun," kata Juru Bicara Presiden Johan Budi.
Menurut dia, masalah penegakan hukum sepenuhnya diserahkan kepada institusi terkait: kejaksaan, kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi. "Selama ini Presiden Jokowi tidak pernah mengintervensi aparat penegak hukum dalam melakukan proses hukum kepada siapa pun," jelas dia.
Wakil Presiden Jusuf Kalla pun tak paham maksud Dahlan yang mengaku pihak penguasa yang mengincar dirinya. Kalla tak yakin penguasa yang dimaksud ialah pemerintah pusat.
"Apakah di sini pemerintah di Jakarta, apakah penguasa di Jawa Timur, dan yang lain-lainnya. Ya, kita kembalikanlah, kalau di Jakarta ini, saya yakin tidak," kata Kalla.
Kalla mengaku Dahlan Iskan ialah orang dekat dengan pemerintahan. Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Dahlan pernah menjadi menteri.
Saat Jokowi mencalonkan diri sebagai presiden, ia merupakan bagian dari tim sukses. Karena itu, kata Kalla, tak mungkin penguasa yang memerintah saat ini berlaku tak adil kepada Dahlan.
Kalla pun meminta sejumlah pihak menunggu proses hukum yang dilewati Dahlan. "Jadi, kita menunggu saja proses selanjutnya," kata Kalla.
Kalla prihatin dengan nasib Dahlan. Ia mengaku dekat dengan Dahlan, tak hanya di pemerintahan, tapi juga dalam bisnis. "Saya simpati yang dalam atas yang dihadapi Mas Dahlan.
''Dahlan ditahan terkait kasus dugaan korupsi pelepasan 33 aset milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur, PT Pancar Wira Usaha (PWU). Setelah diperiksa Kejati Jatim hampir 8 jam, Dahlan keluar sekitar pukul 19.45 WIB mengenakan seragam oranye yang bagian belakang bertuliskan 'tahanan'.
Dahlan ialah direktur PT Panca Wira Usaha sejak 2000 hingga 2010. Dia mengaku pasrah ditetapkan sebagai tersangka. Kasus dugaan penyelewengan aset tanah PT PWU ini ditaksir merugikan negara hingga Rp900 miliar.
Kasus ini mulai diselidiki Kejati Jatim sekitar April 2015. Tercatat sudah lima kali Dahlan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Sebelumnya, Dahlan dua kali menolak panggilan.
Dalam kasus pelepasan aset PT PWU, penyidik sebelumnya sudah menetapkan mantan Ketua DPRD Kota Surabaya Wisnu Wardhana sebagai tersangka. Wisnu kini mendekam di rutan kelas I di Kelurahan Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo.
Dititipkan
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Dahlan langsung ditahan di Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo. Tadi malam mantan Menteri BUMN ini ditempatkan di poliklinik di dalam rutan.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya Djumadi mengatakan, seusai dititipkan, Dahlan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan dan ditempatkan di poliklinik.
"Kita putuskan untuk menempatkan mantan Direktur Utama PT PLN itu di ruang perawatan Poliklinik Rutan Medaeng, bukan di sel khusus tahanan baru," kata Djumadi.
Penempatan Dahlan di poliklinik sebagai upaya antisipasi terhadap kesehatan tersangka yang mempunyai riwayat transplatasi hati. Djumadi tidak ingin mengambil risiko jika kemudian mendadak Dahlan drop. (FL/P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved