Presiden Minta Pimpinan PPATK Tingkatkan Sinergi

Astri Novaria
26/10/2016 15:18
Presiden Minta Pimpinan PPATK Tingkatkan Sinergi
(ANTARA)

PRESIDEN RI Joko Widodo resmi melantik Kiagus Ahmad Badaruddin sebagai Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana Rae sebagai Wakil Kepala PPATK masa jabatan 2016-2021 di di Istana Negara, Jakarta, Rabu (26/10).

Keduanya diangkat menggantikan Muhammad Yusuf dan Agus Santoso yang berakhir masa jabatannya pada hari ini.

"Keduanya adalah figur-figur profesional dan saya tahu berintegritas. Beliau berdua memiliki pengalaman, rekam jejak yang baik dan kita perlu figur-figur seperti ini," ujar Presiden.

Presiden Jokowi menaruh harapan besar kepada Kiagus dan Dian agar dapat meningkatkan kinerja PPATK dalam hal memantau, menganalisis, mengevaluasi transaksi-transaksi keuangan yang mencurigakan.

Lebih lanjut, Jokowi juga meyakini keduanya mampu bekerja sama dan bersinergi dengan semua pihak baik dengan Kementerian Keuangan dan lembaga negara lainnya, seperti OJK, BI, KPK dan Polri.

"Kita harapkan mereka berdua betul-betul mampu menganalisis setiap transaksi yang ada. Saya meyakini beliau berdua ini memiliki kemmapuan yang baik di bidang itu," tegasnya.

Seusai pelantikan, Kiagus menceritakan dirinya diusulkan menjadi kepala PPATK oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Ia juga mengaku baru tahu akan dilantik menjadi Kepala PPATK dua hari yang lalu.

Kiagus menempuh pendidikan S2-nya di University of Illinos, sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan sejak 1 Juli 2015. Pada tahun 2013 dirinya juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan KPK.

"Kami baru dua hari belakangan tahu. Kalau saya dari Ibu Menteri, beliau mengusulkan saya. Karena itu harus siap-siap dan belajar tentang tugas-tugas yang akan diberikan," ujar Kiagus.

Ia mengaku siap berdiskusi dengan mantan Kepala PPATK guna menentukan apa pekerjaan rumah yang harus dibenahi. "Beri kami kesempatan untuk berdiskusi dengan pimpinan PPATK yang lama," pungkasnya.

Sementara itu, Dian Ediana mengaku diberi tahu oleh Gubernur BI Agus Martowardojo untuk menempati posisi itu. Setelah itu, Mensesneg Pratikno menghubunginya dan dia beritahu soal tugasnya nanti di PPATK.

"Saya kira proesesnya memang agak cepat. Saya ditelepon Pak Pratikno dan menyampaikan pesan dari Presiden, harapan-harapan beliau, gitu saja," pungkasnya.

Dian sebelumnya menjabat sebagai Kepala Koordinator Bank Indonesia wilayah Sumatera dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia wilayah VI Jabar-Banten. Dirinya juga pernah bertugas sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di London. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya