Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo menyatakan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari juga ditahan terkait dengan penyalahgunaan kewenangan dalam pengadaan vaksin flu burung. Pada awalnya, Siti terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan untuk kebutuhan antisipasi kejadian luar biasa pada 2005.
"Perlu diketahui bahwa Siti juga ditahan terkait dengan penyalahgunaan kewenang-an dalam pengadaan vaksin flu burung," ungkap Agus di sela acara Anti-Corruption Summit 2016 yang berlangsung di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta, kemarin.
Siti Fadilah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan sejak April 2014. Lamanya rentang waktu penetapan tersangka hingga penahanan, terjadi karena KPK tidak mau gegabah dalam memutuskan penahanan terhadap tersangka. "KPK butuh waktu untuk mengkaji warisan kasus korupsi dari pendahulu," ucap Agus.
Di sisi lain, adik kandung Siti Fadilah, Burhan Rosyidi, menuding penetapan dan penahanan kakaknya bernuansa politis. Pasalnya, bukti permulaan yang digunakan KPK tidak bisa dipertangungjawabkan.
"Ini realitas di negeri kita. Hukum sebenarnya sangat objektif dan rasional, tapi begitu menjadi urusan politik, hukum menjadi subjektif dan irasional. Ini jelas masalah politik, tidak ada kata lain," tegasnya di Rutan Pondok Bambu, Jakarta, kemarin.
KPK menahan Siti pada Senin (24/10), setelah dua kali mangkir dari panggilan KPK tanpa alasan yang jelas. Dalam amar putusan mantan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kemenkes Rustam Syarifuddin Pakaya, Rustam disebut menerima uang dari karyawan PT Graha Ismaya, Masrizal Achad senilai Rp4,97 miliar. Dari jumlah itu, Siti disebut mendapat bagian berupa Mandiri Traveller's cheque (MTC) Rp1,274 miliar.
Menurut Burhan, alasan politis di balik penahanan Siti semakin kuat karena dalam waktu dekat yang bersangkutan akan menerima penghargaan internasional dalam dunia medis, di Paris Prancis. Namun, karena penahanan itu Siti tidak dapat menerima penghargaan tersebut. "Jadi, aroma politisnya kentara banget," paparnya. (Nyu/P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved