Demokrat: Silakan Buat TPF Baru

Al Abrar
24/10/2016 13:57
Demokrat: Silakan Buat TPF Baru
(ANTARA/Sigid Kurniawan)

WAKIL Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengaku heran dengan pemerintah yang meributkan keberadaan dokumen asli Tim Pencari Fakta (TPF) kasus kematian aktivis HAM, Munir Said Thalib.

Dia mengatakan seharusnya pemerintah fokus kepada penegakan hukum kasus Munir melalui rekomendasi dari TPF.

Syarief yang juga Anggota Komisi I DPR itu berpendapat jika pemerintah tidak puas dengan rekomendasi TPF, pemerintah sebaiknya membuat TPF baru untuk menyelidiki kasus kematian pegiat HAM tersebut.

"Dari dulu sudah saya bilang kenapa kok susah cari dokumen aslinya. Yang paling penting itu tindak lanjut dari rekomendasi itu. Kalau memang juga belum puas dengan tindak lanjut pemerintah SBY, silakan bikin TPF baru," kata Syarief di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (24/10).

Dia juga menjelaskan, jika pemerintah masih ngotot untuk mendapatkan dokumen hasil investigasi TPF, pemerintah hanya perlu memintanya kepada mantan anggota tim TPF era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kalau masih ngotot cari aslinya, kalau tak ada di istana ya minta saja mantan-mantan anggota tim TPF. Sekarang sudah terbuka di internet, keasliannya konfirmasi saja ke mantan anggota TPF," terangnya.

Lebih jauh juga Syarief juga menanggapi, Jaksa Agung M Prasetyo yang berencana akan menemui SBY untuk mengklarifikasi soal 'hilangnya' dokumen tersebut.

"Kalau mau ketemu silakan saja tapi bukan dalam arti kata panggil. Intinya, kalau tidak puas, karena itu kejadiannya di era Megawati bukan era Pak SBY. Pak SBY kan yang punya inisiatif buat TPF," cetusnya. (MTVN/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya