Soekarwo Bantah Perintahkan La Nyalla Beli Saham Bank Jatim

Rudy Polycarpus
20/10/2016 21:09
Soekarwo Bantah Perintahkan La Nyalla Beli Saham Bank Jatim
(Mi/BAGUS SURYO)

GUBERNUR Jawa Timur Soekarwo mengaku selalu mengajak pengusaha untuk membeli penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) Bank Jatim. Pengusaha yang dia ajak membeli, kata Soekarwo, termasuk para pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur.

"Jadi tidak spesifik (ke La Nyalla). Bahkan sampai ke Singapura dan Hongkong. Kan saya bagian dari marketing Bank Jatim," ujarnya saat dikonfirmasi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Sebagai Gubernur Jatim, otomatis Soekarwo menjabat sebagai Komisaris Bank Jatim. Soekarwo merasa perlu berpromosi karena jika tidak dilakukan ditakutkan peminat IPO Bank Jatim sedikit.

Konsekuensinya bila IPO tak terbeli, harus dilakukan penambahan penyertaan modal melalui APBD. "Yang jadi masalah, APBD itu dibelikan saham (oleh La Nyalla), ya enggak boleh," pungkasnya.

Sebelumnya, mantan Ketua Kadin Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti disebut pernah meminta anak buahnya untuk membeli IPO di Bank Jatim. La Nyalla menyebut permintaan pembelian IPO itu merupakan perintah dari Gubernur Jatim, Soekarwo.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Akselerasi Perdagangan Antar Pulau Kadin Jatim, Diar Kusuma Putra, saat bersaksi untuk terdakwa La Nyalla di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (19/10). (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya