Awang Faroek Gabung NasDem

20/10/2016 00:49
Awang Faroek Gabung NasDem
(ANTARA)

KETUA DPW Partai NasDem Kalimantan Timur, Harbiansyah, menyambut positif bergabungnya Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ke dalam partainya karena akan menambah energi baru untuk memenangi Pemilu 2019.

"Kami seperti mendapat durian runtuh karena Pak Awang merupakan salah satu kader terbaik kiprahnya di dunia politik. Bukan hanya Kaltim, melainkan juga nasional," kata Harbiansyah seusai menyerahkan SK DPW Partai NasDem Kaltim kepada Awang Faroek di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (19/10).

Dalam SK tersebut, pria yang akrab disapa Pak Haji tersebut mengatakan posisi Awang Faroek sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Kaltim yang sebelumnya dijabat Ahmad Amins.

"Pak Ahmad Amins masih dalam struktur kepengurusan sebagai anggota dewan pertimbangan," tambah Harbiansyah.

Senada dengan Harbiansyah, anggota DPRD Kaltim dari Partai NasDem Saefudin Zuhdi menilai banyak sisi positif dari kehadiran Awang Faroek di Partai NasDem.

"Beliau salah satu kader terbaik di partai politik yang akan membawa pengaruh, baik pemikirannya, simpatisannya, maupun kekuatan yang lain. Kami bersyukur dengan masuknya Pak Awang," jelas Saefudin.

Awang Faroek mengungkapkan alasannya bergabung dengan Partai NasDem karena merasa tidak nyaman lagi berada di Partai Golkar.

Awang Faroek menambahkan puncak kekecewaannya ketika dia hanya diposisikan sebagai sesepuh dalam struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kaltim periode 2016-2021 pimpinan Rita Widyasari.

"Saya maju sebagai Gubernur Kaltim pada pilkada diusung Partai Golkar, tetapi saya justru menjadi sesepuh partai yang dalam struktur tidak pernah ada," kata Awang.

Dalam waktu dekat, mantan Bupati Kutai Timur itu akan menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi kepada DPP Partai Golkar.

Beberapa waktu sebelumnya, Awang Faroek juga menyesalkan penyelenggaraan Musyawarah Daerah Partai Golkar di Jakarta dengan alasan situasi Kaltim yang tidak kondusif.

Hal tersebut, menurut Awang, bukan hanya mencoreng dirinya sebagai gubernur.

Namun, institusi lain seperti Polda Kaltim dan Kodam VI/Mulawarman juga ikut dipermalukan. (SY/Ant/X-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya