Jokowi dan Diplomasi Tanah Abang

Astri Novaria
13/9/2016 10:37
Jokowi dan Diplomasi Tanah Abang
(MI/Ramdani)

BULIR-bulir keringat mengalir deras di wajah Presiden Filipina Rodrigo Duterte saat harus menerobos kerumunan pengunjung dan pedagang di Blok A dan Blok B Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (9/9). Namun, ia tetap antusias blusukan bersama Presiden Joko Widodo.

Duterte bukanlah tamu negara pertama yang diajak Jokowi ke pusat grosir terbesar di Asia Tenggara itu. Sebelumnya, PM Australia Malcolm Turnbull juga diajak berkeliling ke Pasar Tanah Abang. Antusiasme yang sama juga dirasakan Turnbull pada November silam.

Ketika itu, hubungan internasional Indonesia-Australia sempat memanas lantaran Tony Abbot, perdana menteri sebelum Turnbull, pada April 2015, mengecam eksekusi mati Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, dua warga Australia yang tersangkut kasus narkotika.

Hal serupa juga ingin ditunjukkan Jokowi dalam pertemuannya bersama Duterte. Sejauh ini, ada sejumlah persoalan menggelayuti Indonesia-Filipina, di antaranya masalah kelompok Abu Sayyaf yang terus menyandera warga negara Indonesia serta terkuaknya penggunaan paspor Filipina untuk keberangkatan haji asal Indonesia.

Sinyal positif dilontarkan Duterte yang mengatakan siap membantu Indonesia dalam menyelesaikan persoalan sandera maupun sindikat biro perjalanan haji ilegal di Filipina.

"Indonesia, yakinlah bahwa ada dukungan Filipina dalam menyelesaikan persoalan ini. Indonesia memperlakukan Filipina layaknya seorang saudara yang lebih tua. Kita sangat menghargai persahabatan tersebut. Terima kasih Republik Indonesia," ucap Duterte seusai veranda talk dengan Jokowi.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan alasan Presiden Jokowi mengajak Duterte ke Tanah Abang ialah untuk menunjukkan bagaimana cara menyelesaikan persoalan di lapangan.

Hal itu diamini pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing. "Meski by design, tujuannya positif," tandasnya.(P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya