Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengebut penyidikan dugaan suap rencana pembangunan 12 ruas jalan di Sumatera Barat. Hari ini, Kamis (25/8), KPK menjadwalkan pemeriksaan dua tersangka.
Penyidik bakal memeriksa eks anggota DPR Fraksi Partai Demokrat I Putu Sudirtana dan asisten Putu, Noviyanti.
"Keduanya diperiksa sebagai tersangka," kata Plh Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Kamis (25/8).
Selain Putu, KPK sudah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus ini, yakni Sekretaris pribadi Sudiartana, Noviyanti; orang kepercayaan Sudiartana, Suhaemi; Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Suprapto; dan pihak swasta Yogan Askan. Kelimanya terjaring operasi tangkap tangan di empat lokasi berbeda pada 28 Juni.
Kasus bermula dari rencana proyek dari Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang, dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat untuk pembangunan 12 ruas jalan. Suprapto ingin proyek senilai Rp300 miliar itu berjalan.
Suhaemi memiliki koneksi ke anggota DPR. Ia menjanjikan Suprapto dapat memuluskan proyek 12 ruas jalan dengan memasukan ke APBN Perubahan 2016.
Atas janji itu, Suprapto dan Yogan memberikan suap Rp500 juta dan S$40 ribu untuk Sudiartana. Uang Rp500 juta diberikan secara bertahap melalui transfer ke tiga nomor rekening, salah satunya milik Noviyanti. Dalam penangkapan, penyidik mengamankan bukti transfer dan S$40 ribu di rumah Sudiartana.
Putu, politikus Partai Demokrat, masuk Parlemen untuk periode 2014-2019 setelah terpilih dari daerah pemilihan Bali. Ia terpilih di Komisi III DPR RI. (MTVN/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved