Tim Independen Freddy Budiman Bertolak ke Nusakambangan

Nuriman Jayabuana
15/8/2016 12:53
Tim Independen Freddy Budiman Bertolak ke Nusakambangan
(Dok. MI)

TIM independen yang bertugas menelusuri pengakuan terpidana mati Freddy Budiman soal sejumah aliran dana ke aparat penegak hukum bertolak ke lapas Nusakambangan, Senin (15/8) untuk mengumpulkan sejumlah fakta.

“Tim independen berangkat hari ini untuk mencari informasi lebih lanjut, terkait apa yang dikatakan Freddy Budiman kepada Pak Haris Azhar,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok, Senin (15/8).

Menurut Boy, tim independen yang beranggotakan berbagai unsur tersebut berada di bawah koordinasi Inspektur Pengawasan Umum Polri Komjen Dwi Priyatno.

Mereka akan menelusuri sejumlah keterangan dari seluruh petugas lapas dan pihak yang turut ada di sana selama Freddy menjalani masa tahanan.

“Ada yang namaya disebut-sebut, itu yang kita cari. Petugas lapas dan pihak pihak yang waktu itu ada di situ, seperti misalnya narapidana lainnya,” ujar dia.

Boy juga mengatakan berkoordinasi dengan PPATK untuk mengusut aliran dana Freddy ke sejumlah oknum aparat.

“Kita inginkan data itu, dengan itu kita lebih enak melakukan penyelidikan lanjutan.” kata Boy.

Data PPATK, ujar Boy, bakal menjadi bahan bagi kepolisian untuk menindaklanjuti aliran dana ke rekening nama nama yang bersangkutan.

“Masih perlu dibuktikan apakah pernyataan saudara Haris mengandung kebenaran. Kita sangat berharap ini bisa segera terkuak,” imbuhnya.

Ia mengatakan kepolisian siap mengusut tuntas perkara tersebut sesuai koridor hukum.

“Kalau infonya terkait fakta aliran dana itu akurat, penegakan hukum pasti berjalan. Kalau ada kesalahan menyangkut anggota, pasti bukan hanya dievaluasi tapi dipidana,” pungkas Boy. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya