Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MODAL politik pemerintahan Presiden Joko Widodo lewat dukungan mayoritas partai politik (parpol) untuk menyukseskan programnya sudah lebih dari cukup. Masyarakat pun menyambut baik dukungan itu. Namun, konsistensi dan kekompakan masih perlu dibuktikan.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi mengungkapkan berdasarkan survei yang digelar lembaganya pada 1-9 Agustus 2016, masih ada sekitar 15,1% dari total 1.220 responden yang menilai negatif tambahan dukungan parpol.
Alasan pertama tidak ada kekuatan yang berarti yang bisa mengontrol pelaksanaan pemerintahan (57%). Yang kedua Presiden terkesan dikendalikan partai-partai sehingga kurang mandiri (35%).
Di sisi lain, lanjut Burhanudin, masih ada sejumlah besar warga yang belum yakin dengan konsistensi dukungan Partai Golkar kepada pemerintah (24% kurang yakin, 4,1% tidak yakin sama sekali). Namun, masih ada 31,6% responden yang cukup yakin dan 2,3% sangat yakin dengan konsistensi partai berlambang beringin itu.
Hal itu diduga terkait dengan rekam jejak dukungan Golkar ke pemerintah sebelumnya yang sering berseberangan meski masuk koalisi pendukung pemerintah. "Jadi, publik masih menunggu," imbuh Burhanudin di Jakarta, akhir pekan lalu.
Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Jawa II Bambang Soesatyo menyebut tidak perlu ada keraguan pada konsistensi Golkar dalam mendukung pemerintah dan Jokowi sebagai calon presiden 2019. Tiap kebijakan pemerintah pun akan didukung sepanjang demi kesejahteraan warga. Namun, ia mengakui kadang pemerintah mengeluarkan kebijakan yang tidak populis.
Golkar pun mengajak parpol-parpol pendukung lainnya untuk tetap menjaga agar pemerintah tidak salah dalam memilih kebijakan. Selain akan memperburuk kondisi ekonomi warga, itu pun akan menurunkan citra parpol pendukung. Oposisi bakal mengambil keuntungan.
"Jangan sampai dalam kebijakan, yang justru saling sikut ialah parpol pendukung," tandas Bambang.
Di kesempatan terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding meminta pemerintah melaksanakan pembangunan secara optimal dengan mengimplementasikan Nawa Cita. PKB sebagai salah satu partai pendukung pemerintah selalu siap menyokong.
"Yang harus dilakukan pemerintah istiqomah atau konsisten dengan agenda Nawa Cita-nya dan PKB loyal terhadap tujuan, memberikan sokongan penuh, memberikan kader-kader terbaiknya sebagai menteri," tutur Karding.
PKB melihat, lanjut Karding, patut bagi pemerintah membangun negara dengan mengawalinya dari butir Nawa Cita ke-3, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. "Itu harus menjadi prioritas dengan program desa kuat. Imbasnya tentu negara hebat," tegasnya. (Kim/Cah/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved