Kapolri Diminta tidak Reaktif Tanggapi Kritik

Akmal Fauzi
05/8/2016 19:00
Kapolri Diminta tidak Reaktif Tanggapi Kritik
(MI/Susanto)

PENGAMAT Kepolisian Bambang Widodo Umar menilai dilaporkannya Koodinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar ke polisi dianggap sebagai langkah reaktif dari institusi penegak hukum.

"Kita sangat berharap para pejabat penegak hukum termasuk Kapolri bersikap demokratis, berpandang luas, tidak subyektif dan reaktif menerima kritik. Tidak masanya lagi para pejabat (penegak hukum) harus unjuk kekuasaan," kata Bambang, Jumat (5/8)

Haris dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh tiga institusi, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan TNI. Haris dianggap menyebarluaskan informasi melalui media sosial yang tidak bisa dikonfirmasi kebenarannya dan berdampak memfitnah penegak hukum.

Langkah itu, kata Bambang, tentunya akan berdampak pada masyarakat yang takut melaporkan adanya oknum pejabat penegak hukum yang bermain dengan gembong narkoba.

"Kalau tidak nanti bisa dituntut pencemaran nama baik. Ini yang disayangkan," ujarnya (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya