Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINATOR Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait pernyataan adanya setoran dari gembong narkoba Freddy Budiman kepada oknum BNN dan Polri. Haris dianggap melakukan penyebaran informasi yang tidak didasarkan fakta.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli mengatakan Haris dilaporkan tiga intitusi atas penyebaran informasi yang dikatakan Haris dari cerita terpidana mati Freddy Budiman.
"Setelah kemarin (Selasa, 2/8) ada pertemuan antara Kepolisian, TNI dan BNN yang diwakili bidang hukumnya masing-masing, sepakat untuk membuat laporan polisi berkaitan dugaan pencemaran nama baik melalui ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dengan melakukan penyebarluasan informasi elektronik sebagaimana diatur dalam UU No 11 tahun 2008 Pasal 27 ayat 3," kata Boy di Mabes Polri, Rabu (3/8).
Pun demikian, Boy menegaskan, Haris saat ini belum ditetapkan tersangka. Pihak penyidik masih akan mendalami informasi yang ditulis Haris yang sempat menjadi viral di media sosial.
"Penyidik masih memeriksa di digital forensic (informasi tertulis di akun media sosial Haris). Jadi tim cyber kami memerlukan waktu," jelasnya.
Boy menambahkan, apa yang disampaikan Haris belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Apalagi, kata Boy, Polri sebelumnya sudah mendalami informasi yang disampaikan Haris diantaranya ihwal isi pledoi Freddy yang menyebutkan Freddy memberikan sejumlah uang ke pejabat penegak hukum.
"Tim penyelidik kami sudah mengecek langsung dokumen Pledoi (Freddy) Di PN (Pengadilan Negeri) Jakarta Barat. Itu tidak disebutkan seperti yang disampaikan Haris dari cerita Freddy. Isi pledoinya setebal 20 halaman kalau tidak percaya dengan perkataan saya silakan ke PN Jakbar," ungkap Boy.
Hal yang disayangkan juga, kata Boy, tidak ada bukti rekaman Freddy saat bercerita ke Haris soal suap yang dilakukan pejabat intitusi penegak hukum. Haris hanya menuliskan informasi itu dari daya ingat saja dan langsung disebarkan ke media sosial.
Boy menjelaskan, ada indikasi dari Freddy saat itu untuk bisa bebas dari jeratan hukuman mati dengan memberikan cerita ke Haris pada 2014. Namun, yang disayangkan, Haris malah memberikan informasi itu saat eksekusi mati Freddy telah dilakukan. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved