Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN anggota Komisi III Fraksi Partai Demokrat I Putu Sudiartana, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut asal uang Sin$ 40 ribu. Uang yang disita KPK sejak Putu ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini disebutkan bukan hasil korupsi dan untuk berlibur ke Singapura.
"Uang itu bukan hasil OTT tapi uang pribadi beliau yang rencananya akan digunakan untuk jalan-jalan ke Singapura dengan keluarganya. Jadi silakan KPK buktikan bahwa itu hasil OTT," terang kuasa hukum Putu, Muhammad Burhanudin, seusai menemui Putu disela pemeriksaan, di Gedung KPK, Rabu (3/8).
Ia menjelaskan meski diyakini bukan dari tindak pidana korupsi, namun uang tersebut masih disita KPK. Pihaknya yakin uang itu merupakan uang pribadi sehingga berani dibuktikan dalam persidangan. "Uang masih disita KPK untuk pembuktian di persidangan nanti," katanya.
Saat ditanya apakah uang tersebut merupakan pemberian Ippin, orang yang diduga merupakan staf petinggi Partai Demokrat, ia mengelaknya. Sebab, kata Burhan, Ippin merupakan staf Partai Demokrat namun sudah tidak aktif dan berhubungan baik dengan Putu.
"Pak Putu ini hubungannya sama orang baik mau dari tingkat bawah atau atas berteman semua. Karena Ippin sudah tidak ada kerjaan sering dateng ke pak Putu dan pada malam peristiwa itu (OTT) memang Ippin dipanggil oleh untuk diminta pertolongan namun terkait pertolongan apa saya belum tahu karena saya belum tanya kepada klien saya," paparnya.
Usai diperiksa sekitar 4 jam sampai pukul 14:20 WIB sebagai tersangka penerima suap rencana pembangunan 12 ruas jalan di Sumatera Barat, Putu Sudiartana menyatakan tidak ada pemeriksaan terkait dengan Ippin. "Tidak ada pertanyaan ke arah sana (tentang Ippin)," singkat Putu.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati menegaskan KPK masih melakukan penyitaan terhadap uang tersebut. KPK masih mendalami didalami sumber uang tersebut dan apakah terkait dengan tindak pidana korupsi. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved