Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PIMPINAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melakukan koordinasi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengungkap keberadaan sopir mantan Sekretaris MA Nurhadi, Royani.
Namun, Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengaku hingga saat ini belum ada pertemuan antara pimpinan KPK dengan Kapolri membahas Royani. Pasalnya kedua pucuk pimpinan masing-masing instansi memiliki agenda yang padat.
"Bertemu formal antarpimpinan belum ya, masih belum menemukan jadwal yang cocok karena agenda padat masing-masing," ujar Yuyuk, Selasa (2/8).
Ia menyebut pertemuan dengan Tito dilakukan saat pelantikan Tito sebagai Kapolri di Istana Negara. Namun dalam pertemuan informal tersebut belum membahas soal Royani.
Meski demikian, Yuyuk melanjutkan, KPK terus berkoordinasi dengan jajaran Polri untuk mengungkap keberadaan Royani guna dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan Nurhadi dalam kasus suap panitera PN Jakpus Edy Nasution.
"Sudah dilakukan koordinasi dengan jajaran Polri terkait penanganan kasus dan follow up. Koordinasi ini akan terus dilakukan baik oleh pimpinan maupun penyidik untuk hal-hal teknis," sebutnya.
Sebelumnya Direktur Advokasi Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM Oce Madril berpendapat seharusnya KPK berkoordinasi dengan Tito untuk membantu mengungkap misteri keberadaan Royani. Pasalnya, kesaksian Royani dinilai dapat menjerat Nurhadi yang belum lama ini mundur sebagai Sekretaris MA.
Kapolri, kata Oce, harus pro aktif membantu KPK karena sesuai dengan komitmennya untuk melakukan sinergi dalam pemberantasan korupsi. "Penting untuk KPK berkoordinasi dengan Kapolri baru dan perlu bagi Kapolri membantu KPK sesuai komitmennya," tukasnya.
Diketahui sejak rumah Nurhadi digeledah KPK pada 21 April lalu terkait dugaan suap Panitera PN Jakpus Edy Nasution dimana penyidik KPK menemukan uang Rp1,7 miliar, keberadaan Royani bak hilang ditelan bumi. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved