KPU Terus Tunggu para Pendaftar

MI
02/8/2015 00:00
KPU Terus Tunggu para Pendaftar
(ANTARA/ADENG BUSTOMI)
KPU Tasikmalaya membuka kembali pendaftaran pasangan calon kepala daerah tahap kedua. Pada hari pertama pendaftaran tahap kedua, yakni Sabtu (1/8) kemarin, belum ada pasangan calon yang mendaftar.

"Belum ada calon pasangan yang mendaftarkan diri ke KPU Tasikmalaya," ujar Komisioner KPU Dadan Bardan di Tasikmalaya, Jawa Barat, kemarin.

Pendaftaran tahap kedua dibuka karena di Tasikmalaya hanya ada calon tunggal, yakni pasangan Uu Ruzhanul Ulum dan Ade Sugianto.

Dadan optimistis para penantang Uu dan Ade akan mendaftar di KPU pada hari ini hingga besok. "Diperkirakan pasangan calon yang lain akan mendaftar pada hari Minggu dan Senin di akhir pendaftaran," tutur dia.

Tidak hanya di Tasikmalaya, KPU Purbalingga, Jawa Tengah, juga mengalami hal serupa. "Ini masih nihil," kata Ketua KPU Purbalingga Sri Wahyuni di Purbalingga.

Meski begitu, sudah ada beberapa partai politik yang telah berkonsultasi dengan KPU, yakni PKB, Partai Hanura, dan Partai Demokrat.

Namun, kata Sri, ketiga partai politik tersebut belum memastikan kapan akan mendaftarkan pasangan yang mereka usung itu ke KPU Purbalingga. "Mereka hanya bilang, insya Allah, kalau jadi mendaftar ya hari Senin (3/8)," katanya.

Di Purbalingga, hanya ada satu pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar pada gelombang pertama, yakni pasangan Tasdi-Dyah Hayuning Pratiwi (Tasdi-Tiwi).

Ketua KPU RI Husni Kamil Manik yang tengah memantau pendaftaran calon wali kota di Surabaya juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, belum ada kandidat yang mendaftar untuk menyaingi kandidat petahana Tri Rismaharini.

"Kita buka pendaftaran sampai 3 Agustus. Tinggal partai politik mau mengajukan atau tidak," ujarnya.

Hingga pendaftaran tahap pertama ditutup, tercatat 12 daerah memiliki calon tunggal. Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, bahkan tidak ada kandidat. Untuk daerah-daerah tersebut, KPU berencana menunda pilkada pada 2017. (AD/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya