Menteri Kabinet Kerja Dilarang Tinggalkan Jakarta Selama Sepekan

Damar Iradat
25/7/2016 12:48
Menteri Kabinet Kerja Dilarang Tinggalkan Jakarta Selama Sepekan
(ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

SEIRING memanasnya isu reshuffle, tersiar kabar bahwa Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyampaikan instruksi dari Presiden Joko Widodo kepada seluruh jajaran menterinya di Kabinet Kerja untuk tidak berpergian dari Jakarta selama sepekan ini. Instruksi berlaku mulai 25 hingga 29 Juli.

Dalam pesan berantai yang beredar, alasan pelarangan itu lantaran Presiden akan menggelar Sidang Paripurna Kabinet. Seluruh menteri diwajibkan untuk hadir.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tidak menampik soal instruksi tersebut.

"Iya sudah dengar instruksi itu," kata Rudiantara saat ditemui usai menghadiri Silaturahmi Nasional Pendukung Jokowi di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Minggu (24/7).

Namun, Rudiantara mengelak ketika ditanya lebih lanjut apakah instruksi tersebut terkait dengan isu reshuffle yang tengah berkembang.

Menurut dia, larangan tersebut semata-mata karena bakal diselenggarakannya sidang paripurna kabinet.

Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dhakiri menolak mengomentari soal instruksi tersebut. Ia malah menyuruh awak media yang bertanya kepadanya untuk bertanya kepada Rudiantara yang kebetulan berada di sampingnya.

"Tanya Pak Rudi saja," ucapnya sambil meninggalkan lokasi.

Kabar perombakan kabinet kembali mencuat setelah Partai Amanat Nasional dan Partai Golkar memutuskan bergabung sebagai partai pendukung pemerintah. Beberapa menteri dikabarkan akan diganti dengan kader dari partai yang baru bergabung.

Seiring berhembusnya isu reshuffle, Presiden Joko Widodo mengaku terus melakukan evaluasi terhadap kinerja menteri Kabinet Kerja. Beberapa menteri silih berganti dipanggil ke Istana Kepresidenan dalam beberapa waktu terakhir. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya