MPR Minta Pejabat Daerah Sosialisasi Empat Pilar

25/7/2016 07:48
MPR Minta Pejabat Daerah Sosialisasi Empat Pilar
(Ketua MPR Zulkifli Hasan -- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

KETUA MPR Zulkifli Hasan menegaskan pejabat daerah serta pengurus dan kader partai politik di daerah memerlukan sosialisasi empat pilar agar tidak disorientasi dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sosialisi Empat Pilar yang merupakan penjabaran dari nilai-nilai empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, sangat penting dipahami dan diimpelementasikan oleh seluruh elemen bangsa Indonesia termasuk pejabat daerah dan pengurus partai politik di daerah," kata Zulkifli Hasan di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (24/7).

Menurut Zulkifli, para kepala daerah, anggota DPRD, dan pejabat daerah lainnya perlu diberikan sosialisasi empat pilar sebagai pendidikan politik dan membangun wawasan berbangsa dan bernegara.

Pada saat memberikan materi sosialisasi Empat Pilar, Zulkifli sempat mengutip pidato Presiden Soekarno pada Sidang Umum PBB tahun 1960 yang mengatakan, demokrasi di Indonesia bukan Barat atau Timur, kapitalis atau komunis, tapi demokrasi Pancasila.

Demokrasi Pancasila, kata dia, adalah demokrasi yang dibangun berdasarkan nilai-nilai dari lima sila Pancasila, bukannya yang berlandaskan kalah-kalahan atau menang-menangan.

"Saya tidak setuju kalau di Indonesia ada partai yang kalah kemudian disuruh minggir," ujarnya.

Menurut Zulkifli, bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragam sehingga tak dapat menggunakan demokrasi yang menang-menangan.

"Kalau di Indonesia diterapkan demokrasi menang-menangan, maka bangsa ini bisa pecah," ujarnya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, dalam demokrasi Pancasila ada kebersamaan dan gotong-royong sehingga kelompok sekecil apa pun tak boleh ditinggal.

Demokrasi di Indonesia, menurut dia, berbeda dengan demokrasi di Eropa atau Korea Selatan yang hanya ada satu ras dan agama. (Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya