Elektabilitas Mega Rendah, Kader PDIP Langsung Membela

24/7/2016 21:57
Elektabilitas Mega Rendah, Kader PDIP Langsung Membela
(Dok. MI)

HASIL Survei Saiful Mujani Reasearh and Consulting (SMRC) yang dipublikasikan Minggu (24/7) menyebut elektabilitas Presiden Joko Widodo pada Juni 2016 sebesar 32,4 persen, jauh lebih tinggi dibanding Prabowo Subianto, pesaingnya pada pemilihan Presiden 2014, yang hanya 9,4 persen.

Survei dengan pertanyaan "Bila Pemilihan Presiden dilakukan sekarang" tersebut menyebutkan peringkat berikutnya adalah Susilo Bambang Yudhoyono (2,6 persen) dan Hary Tanoesudibyo (1,9 persen).

Selanjutnya adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (1,4 persen), Tri Rismaharini (0,6 persen), Megawati Soekarnoputri (0,5 persen), Ridwan Kamil (0,4 persen), Surya Paloh (0,3), Maemun Zubair ( 0,3 persen), dan lainnya (1,9 persen).

Survei juga menyebutkan, tingkat kepuasan rakyat Indonesia kepada Presiden Joko Widodo dua tahun setelah pemilihan Presiden pada Juli 2014 lalu mencapai 67 persen. Sementara itu, hanya 30 persen warga yang mengatakan tidak puas atau kurang puas. Sisanya menjawab tidak tahu atau tidak jawab.

Mengenai rendahnya tingkat elektabilitas Megawati, bahkan di bawah Hary Tanoe, yang dikhawatirkan akan dapat mempengaruhi perolehan suara PDIP pada pemilu, politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan bawha posisi Megawati tidak lagi mengejar elektabilitas.

Megawati, katanya, dalam posisi terus mengawal ideologi partai, serta lebih mengawal dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Kata Maruarar, Megawati juga terus melakukan regenaresi kepemimpinan di tubuh partai dan itu berhasil.

"Lihat saja survei tadi dari banyak tokoh yang masuk di level semuanya kader PDI Perjuangan," katanya.

Muarar memberi contoh kader PDIP yang menonjol seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Mendagari Tjahjo Kumolo, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Hal itu, katanya, menjukkan kaderisasi dan regenerasi partai di bawah kepemimpinan Megawati sangat berhasil. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya