Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu agenda di hari kedua kunjungan Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron di Indonesia, kemarin, ialah berdialog dengan sejumlah tokoh muslim dan perwakilan pemuda muslim. Pertemuan itu berlangsung di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat.
Cameron, yang mengenakan baju putih dan jas hitam dipadu dengan dasi berwarna keunguan, tiba di depan halaman masjid pukul 10.15 WIB. Di antara rombongan tampak Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik. Namun, Cameron tidak langsung masuk ke halaman masjid.
Entah, apa ini karena terinspirasi Presiden Joko Widodo yang gemar blusukan, perdana menteri kelahiran London, 9 Oktober 1966 itu tampak riang menyusuri sejumlah lapak pedagang kaki lima. Lalu ia mampir ke warung dan mencicipi pisang goreng.
Saat berada di warung itu, artis Maudy Ayunda, sebagai perwakilan mahasiswa Indonesia di Inggris, mendampingi Cameron ketika menyapa dengan ramah pemilik warung, Ibu Jun.
"Terima kasih datang ke warung saya," ujar Ibu Jun.
Pada kesempatan itu, Cameron sempat ber-selfie pula dengan Ibu Jun dan Maudy Ayunda. Tak lama kemudian, Cameron beserta rombongan menuju suatu tempat di masjid untuk berdialog dengan para tokoh muslim.
Tampak di antaranya Ketua Komite Masjid Sunda Kelapa Aksa Mahmud, mantan Menlu Alwi Shihab, Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin, cendekiawan muslim Azyumardi Azra, dan Direktur Wahid Institute Yenny Wahid.
Selain mereka, Cameron juga berkesempatan berdiskusi dengan sejumlah perwakilan pemuda Indonesia pada waktu terpisah.
Mereka ialah M Arief Rosyid Hasan (PB HMI), Irfan Amalee (Indonesia Peace Generation), Dyah Widiastuti (Sabang Merauke Institute), Diajeng Lestari (Komunitas Hijabers), dan Fajar Riza Ulhaq (Maarif Institute).
Dalam dialog tersebut Cameron ingin mengetahui cara serta strategi terbaik Indonesia melawan terorisme dan ekstremisme. Selain itu, politikus Partai Konservatif itu juga ingin belajar bagaimana cara Indonesia menyebarkan toleransi beragama.
"Toleransi bagian dari kehidupan Islam di Indonesia. Ini adalah resep sukses Islam di Indonesia, lebih daripada retorika, tapi sudah praktik tentang damai dan toleransi," demikian pesan yang disampaikan Yenny.
Ketua Umum HMI Arief Rosyid Hasan mengungkapkan bahwa Cameron ingin belajar dari para pemuda Indonesia karena potensi ekstremisme yang kini berkembang di Inggris sangat memikat anak muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved