Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian meminta izin kepada pemerintah untuk menuntaskan tugas memberangus Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Karenanya, Tito minta Keputusan Presiden (Keppres) tentang Operasi Tinombala yang merupakan gabungan Kepolisian RI dan TNI tidak buru-buru dicabut.
"Kelompok (MIT) melemah karena otomatis dengan Santoso digugurkan tinggal 19 orang dan masih ada beberapa orang yang kita tahu mereka memiliki kemampuan dan militansinya tinggi. Oleh karena itu, jangan sampai buru-buru cabut Keppres operasi ini," kata Tito usai menghadiri upacara peringatan Hari Adhiyaksa ke-56 di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (22/7).
Tito menjelaskan, uapaya memerangi kelompok MIT harus terus dilanjutkan. Pasalnya, kelompok tersebut apabila ditinggalkan dengan menghentikan Operasi Tinombala akan melakukan konsolidasi dan kembali muncul dengan kekuatan baru.
"Operasi ini sudah bagus. Kalau kita cabut sekarang ini, kami yang tahu persis bagaimana ancaman di sana. Kalau sekarang ini bisa muncul kembali, rebound, regrouping, dan konsolidasi kembali," ujarnya.
Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris itu juga menuturkan kondisi melemahnya kelompok MIT merupakan momentum untuk melakukan penumpasan secara menyeluruh terhadap anggota dan jaringan lainnya. Melanjutkan penumpasan supaya tidak ada lagi potensi baru dari upaya menumpas MIT yang sudah lama dilakukan.
"Momentum bagus ini ketika mereka melemah. Maka, kita harus melakukan pressure yang semakin tinggi agar cepat selesai dan ketangkap tokoh-tokoh utamanya, Ali Kalora dan Basri misalnya. Jangan dikendurkan, kita nanti akan repot lagi ke depan," katanya.
Tito mengatakan, pasukan gabungan harus terus menekan sampai ruang terkecil untuk memastikan kelompok MIT sudah tidak ada lagi.
"Tekan dulu mereka sampai tokoh-tokoh penting selesai baik dengan cara keras, koersif, maupun persuasif agar mereka seluruhnya bisa dilumpuhkan," tegasnya.
Ia menambahkan, Operasi Tinombala sangat efektif karena operasi terdiri dari pasukan gabungan yang relevan dengan medan operasi yang luas. Indikator keberhasilannya tadinya kelompok ini berhasil mereka mendikte dan melakukan serangan di mana-mana, masyarakat dan polisi juga, tentara jadi korban.
"Semenjak ada Operasi Tinombala dengan kekuatan yang cukup, kita melakukan pengepungan, penyikatan, mereka tidak pernah melakukan aksi. Kita yang justru bisa melemahkan mereka, menangkap atau menetralisir mereka secara bertahap," katanya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved