Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR Komisi V Budi Supriyanto membantah menerima uang terkait program aspirasi yang ia masukkan ke proyek di Maluku. Budi diketahui menerima duit sejumlah S$305 ribu dari pengusaha jalan di Maluku, Abdul Khoir.
Budi mengaku kenal dengan Abdul, tapi ia tidak mengenal Kepala Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Tengah, Amran Hi Mustary. Ketika diserahkan uang oleh Julia, Budi mengaku dari Amran.
"Saya terima duit dari Julia (Julia Prasetyarini). Kata Julia, uang itu disuruh bilang Damayanti dari Amran (sumber uang dari Abdul Khoir)," kata Budi saat bersaksi untuk terdakwa Dessy A Edwin dan Julia Prasetyarini di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (21/7).
Dia mengaku uang yang diberikan Julia bukan untuk program aspirasi tapi berkaitan dengan proyek pengerukan.
Mendengar jawaban Budi, Hakim sempat marah. Hakim Ketua Didik Riyono Putro menilai Budi telah berbohong.
"Ini kan ada kesempatan untuk memperbaiki keterangan, Bapak tahu ada dana aspirasi, punya Bapak di Maluku, kenal sama Abdul Khoir. Bapak pura-pura engga tahu saja! Kesimpulannya itu uang dari proyek kan," tegas hakim.
Budi yang dicecar hakim, tetap tidak mau mengubah pernyataannya. Ia tetap, menyebut uang bukan uang proyek.
Dalam dakwaan, diketahui Budi memasukkan program aspirasi terkait kegiatan rekonstruksi jalan Werinamu-Laimu dengan nilai kegiatan Rp50 miliar.
Atas masuknya program aspirasi itu, Abdul Khoir yang juga Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama memberikan fee yang sudah dijanjikan sejumlah S$305 ribu atau Rp3.28 miliar. Uang diserahkan Abdul melalui Julia dan Dessy. (MTVN/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved