Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERASI Tinombala dipastikan berlanjut setelah gembong teroris yang paling diburu sejak 2007, Santoso alias Abu Wardah, tewas dalam baku tembak dengan pasukan Raider 515 Kostrad yang tergabung dalam Satgas Operasi Tinombala di Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Senin (18/7). Selain Santoso, anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang tewas dalam kontak senjata yang berlangsung setengah jam itu ialah Mukhtar. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan Satgas Operasi Tinombala berikutnya menargetkan pemburuan 19 pengikut Santoso. Kata Tito, Santoso membagi anggotanya menjadi dua tim. Tim pertama dipimpin Santoso dan tim kedua dipegang Ali Kalora.
Mantan Kepala Badan Nasional Pemberantasan Terorisme (BNPT) itu menyatakan posisi para pengikut Santoso sudah teridentifi kasi. “Operasi Tinombala berlanjut karena masih ada Basri, Ali Kalora, dll. Kita akan gunakan langkah- langkah penegakan hukum. Kita imbau mereka mau menyerahkan diri,” ujarnya di Istana Presiden, Jakarta, selasa (19/7). Ia menambahkan tewasnya Santoso bakal berdampak pada kelompok-kelompok teroris lain. Salah satunya kelompok Islamic State (IS). Pasalnya, Santoso selama ini menjadi bagian dari jaringan IS di Indonesia. Bahkan, kata Tito, Santoso ialah simbol open assistance IS, baik di Indonesia maupun ASEAN.
Presiden Joko Widodo meng-apresiasi TNI/Polri atas keberhasilan melumpuhkan kelompok teroris Santoso. ‘Meski demikian, Presiden meminta agar langkah dan upaya mengejar sisa-sisa ge rombolan harus tetap dilakukan,’ kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP dalam pesan singkat, kemarin. Presiden, kata Johan, juga mengingatkan untuk tetap waspada akan potensi dan ancaman terorisme. “ Jangan sekali- kali kendur dan melemah, sebaliknya kewaspadaan perlu ditingkatkan dan diperluas untuk menjaga bangsa dan negara dari aksi dan ancaman terorisme,” terang Johan Budi. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta kelompok Santoso ditumpas habis. Dia mengimbau satgas untuk menelusuri masuknya senjata yang digunakan kelompok tersebut. “Harus dikejar bagaimana proses masuknya senjata, apakah dari perbatasan Sangir-Talaud (perbatasan Indonesia dan Filipina),” tukas Tjahjo.
Deradikalisasi Anggota Komisi III DPR Taufi qulhadi mengacungkan jempol atas kinerja Satgas Operasi Tinombala. Namun, menurut politikus NasDem itu, sangat penting keberlanjutan prog-ram deradikalisasi, terutama terhadap kaderkader Santoso yang dapat ditangkap dan masih hidup. “Mereka dapat direhabilitasi. Yang terpenting diperhatikan hak sosial-ekonomi mereka dan dijauhkan dari jaringan terorisme internasional,” tuturnya. Pengamat terorisme Al Chaidar menilai kelompok teroris MIT akan bubar setelah Santoso tewas. “Sebagian besar anggota MIT bertahan karena ada Santoso. Apalagi, Santoso tidak pernah berwasiat kepada yang lain untuk meneruskan MIT,” ujar Al
Chaidar, Selasa (19/7).
Al Chaidar mengatakan sisa kelompok Santoso akan melarikan diri ke Mindanao, Filipina, dan ke sejumlah daerah rawan konflik lain. Itu menandakan berakhirnya taktik perang gerilya yang dipraktikkan kelompok tersebut. “Mindanao salah satu pilihan yang paling mungkin. Kelompok ini pernah belajar di Mindanao dan punya kedekatan dengan Abu Sayyaf. Bisa juga bergabung dengan sisa-sisa kelompok MIB (Mujahidin Indonesia Barat). Kedua kelompok ini punya sedikit afi liasi,” ungkapnya. Ditambahkan Al Chaidar, peluang bagi sisa-sisa kelompok Santoso untuk melancarkan pembalasan atas tewasnya Santoso sangat kecil. (TB/Ind/ Dio/X-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved