Polri Gandeng Muhammadiyah Bersinergi di Bidang Hukum

MI
19/7/2016 08:15
Polri Gandeng Muhammadiyah Bersinergi di Bidang Hukum
(ANTARA/Wahyu Putro A)

KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian menggandeng Muhammadiyah untuk memperkuat sinergi dua instansi di sektor penegakan hukum di Indonesia.

"Kekuatan publik adalah senjata terkuat dan Muhammadiyah menjadi bagian di dalamnya," kata Tito di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, kemarin (Senin, 18/7).

Negara, kata dia, tidak akan memiliki kekuatan jika tidak mendapatkan dukungan publik. Menurut Tito, dukungan Muhammadiyah memiliki arti penting karena warganya mencapai sekitar 50 juta di seluruh Indonesia.

Muhammadiyah, lanjut Tito, memiliki peran yang beririsan dengan Polri dalam bidang penanggulangan kriminalitas. Muhammadiyah yang bergerak dalam sosial kemasyarakatan dapat berperan mengurangi angka kriminalitas lewat program-program pemberdayaan ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Menurut Tito, terangkatnya jati diri Muhammadiyah akan mengangkat jati diri umat Islam dan bangsa.

Mantan Ketua Umum Pimpiman Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan Muhammadiyah tidak akan segan mengkritik Polri karena sikap kritis adalah bentuk kecintaan organisasi itu terhadap lembaga penegak hukum tersebut.

"Muhammadiyah sebagai gerakan amar ma'ruf nahi munkar akan kritis kepada polisi, Densus 88, dan BNPT. Itu adalah manifestasi cinta Muhammadiyah," kata Din.(Nov/Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya