PDIP Dukung Sutiyoso Dicopot dari Kepala BIN

Al Abrar
14/7/2016 14:44
PDIP Dukung Sutiyoso Dicopot dari Kepala BIN
(MI/M. Irfan)

ISU Reshuffle jilid II kabinet kerja Jokowi-JK semakin kencang. Anggota Komisi I DPR Charles Honoris mendukung agar Kepala BIN Sutiyoso dicopot dari jabatannya.

"Desas-desusnya seperti itu (Sutiyoso di-reshuffle). Kalau di Komisi I, bidang intelijen, kita butuh kepala BIN baru yang mungkin bisa koordinasi lebih baik dengan penegak hukum dalam hal ini kepolisian untuk bisa lebih efektif berantas terorisme," kata Charles di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/7).

Menurut Charles, PDIP percaya dengan Presiden Jokowi terkait keputusan reshuffle tidak akan sembarangan. Terbukti dengan pengangkatan mantan Kepala BNN Gories Mere menjadi staf ahli kepresiden bidang intelijen.

"Pengangkatan Gories Mere sebagai staf ahli bidang intelijen memberikan sinyal cukup jelas kemungkinan Istana tidak percaya dengan KaBIN saat ini," tuturnya.

Sejauh ini, lanjut Charles, Komisi I tidak pernah melihat kinerja BIN secara nyata soal penanggulangan teroris. Terkait pemberantasan terorisme, menurutnya, justru lebih kuat kinerja BNPT dan Densus 88.

"Kita belum lihat koordinasi yang baik, sharing intelijen yang baik antara BIN dan kepolisian," beber Charles.

Maka itu, pihaknya mendorong Sutiyoso diganti dari institusi BIN. Dia berharap ada KaBIN baru yang berasal dari institusi Polri yaitu Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan.

"Kalo presiden memang mendorong, mengangkat Budi Gunawan sebagai KaBIN, bagus. Kapasitas sebagai wakapolri hari ini, polisi yang berkarirr puluhan tahun," pungkasnya. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya