Polemik Pengangkatan Diaz sebagai Stafsus Presiden Disesalkan

12/7/2016 22:58
Polemik Pengangkatan Diaz sebagai Stafsus Presiden Disesalkan
(MI/MOHAMAD IRFAN)

PENDUKUNG Joko Widodo-Ahok pada Pilkada 2012 lalu, Relawan Muda Jakarta (Remaja), angkat bicara terkait polemik pengangkatan Diaz Hendropriyono sebagai Staf Khusus Presiden.

"Saya menyesalkan hal ini harus dibesar-besarkan. Seharusnya keberadaan kaum muda di lingkup Istana didukung dan disambut baik, bukan justru diributkan. Hal ini tentunya memberi semangat dan perspektif segar di Istana," ujar Ketua Umum Remaja, Riezky Delastama, di Jakarta, Selasa (12/7).

Riezky menjelaskan, Diaz merupakan sosok muda, berkompeten, dan memiliki rekam jejak yang jelas.

"Kalau masih ragu silakan lihat latar belakang pendidikan Diaz. Lain halnya jika seseorang yang tidak berkompeten dipaksakan mengisi jabatan tertentu. Saya rasa nada sumbang mengenai hal ini tendesius dan hasil ketidakpuasan beberapa pihak saja," ujarnya.

Diaz juga dituding merangkap banyak jabatan strategis. Padahal kenyataannya, saat ini dia hanya menjabat sebagai Komisaris Telkomsel. Adapun jabatan–jabatan lain seperti Dewan Komisaris Pertamina yang beredar di media sebelumnya tidak benar.

Diakui Riezky, Diaz pernah menjadi Staf Khusus Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, tetapi jabatan itu telah berakhir sejak Agustus 2015 lalu. "Sebagai anggota Tim Transisi juga sudah berakhir sejak sanksi PSSI dicabut, beberapa waktu lalu. Jadi tidak ada rangkap jabatan, justru ini amanah baru."

Riezky berpendapat kaum muda saat ini lebih baik bersinergi dan saling mendukung untuk membangun negara ini menuju masa depan yang lebih baik, bukan saling menjatuhkan satu sama lain.

Menurut dia, tiap individu memiliki kesempatan masing-masing. Semua orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Tidak perlu risau jika belum mendapat kesempatan. Berusahalah melakukan yang terbaik di bidangnya.

"Jika ada oknum mangatasnamakan relawan, tetapi pada akhirnya memiliki tuntutan tertentu atau bersikap keberatan akan keberhasilan sesama teman perjuangannya yang diberi amanah terlebih dahulu, seharusnya memahami arti dari relawan, sebelum memilih untuk menjadi relawan," tambahnya. (RO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya